13 Ciri-ciri Diabetes Tipe 2, Ringan Tapi Jadi Parah Jika Dibiarkan

Jakarta, c4d-forum.de

Bukan rahasia lagi, diabetes tipe 2 jadi salah satu masalah kesehatan yang diidap banyak orang.

Ada beberapa ciri-ciri diabetes tipe 2 yang perlu diketahui. Beberapa gejala awal diabetes ini bisa membantu Anda mendeteksi gangguan pada tubuh.

Mengutip WebMD, diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang membuat tubuh tak bisa menggunakan insulin sebagaimana mestinya. Kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi.

Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka pengidap diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan umumnya terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk diantaranya Indonesia.

Pada tahun 2019, diabetes juga tercatat sebagai penyebab kematian kesembilan di dunia. Sekitar 1,5 juta kasus kematian secara langsung disebabkan oleh diabetes.

Ciri-ciri Diabetes Tipe 2

Ada beberapa ciri-ciri diabetes tipe 2 yang perlu diketahui. Berikut mengutip berbagai sumber.

1. Sering buang air kecil

Mengutip Medical News Today, saat kadar gula darah tinggi, ginjal mencoba membuang kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah. Kondisi ini bisa meningkatkan frekuensi kencing pasien, terutama di malam hari.

2. Rasa haus meningkat

Sering buang air kecil membuat seseorang mudah merasa haus atau bahkan bisa menyebabkan dehidrasi.

3. Sering lapar




Ilustrasi. Sering lapar, salah satu ciri-ciri diabetes tipe 2. (Istockphoto/Morozov_photo)

Orang dengan diabetes sering kali tak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka lahap. Akibatnya, mereka kerap merasa mudah lapar. Rasa lapar bahkan bisa muncul bahkan saat mereka baru saja makan.

4. Sering merasa lelah

Diabetes bisa berdampak pada tingkat energi seseorang. Kelelahan terjadi akibat tidak cukupnya gula yang berpindah dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

5. Penglihatan kabur

Kelebihan gula dalam darah dapat merusak pembuluh darah kecil di mata. Kondisi ini bisa menyebabkan penglihatan kabur.

6. Luka susah sembuh

Kadar gula dalam darah yang tinggi dapat merusak saraf dan pembuluh darah. Kondisi ini dapat mengganggu sirkulasi darah.

Akibatnya, luka kecil sekalipun bakal membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk sembuh.

7. Kesemutan, mati rasa

Kadar gula dalam darah yang tinggi dapat memengaruhi sirkulasi darah dan mengganggu saraf. Akibatnya, pasien akan mengalami rasa mati rasa atau sensasi kesemutan di tangan dan kaki.

8. Bercak kulit gelap

Bercak kulit berwarna gelap biasanya muncul di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan. Kondisi ini dikenal dengan istilah acanthosis nigricans.

9. Gatal dan infeksi jamur

Kelebihan gula dalam darah menyediakan makanan untuk ragi. Infeksi ragi cenderung terjadi pada area kulit yang hangat dan lembap seperti mulut, area genital, dan ketiak.

10. Mulut kering

Mengutip WebMD, dehidrasi dan sering buang air kecil bisa menguras kelembapan dari mulut.

11. Berat badan turun tiba-tiba

Sering buang air kecil sama halnya dengan membuang banyak kalori. Orang dengan diabetes tipe 2 akan mengalami penurunan berat badan tanpa program diet tertentu.

12. Sakit kepala




Picture of adult woman waking up in the morning feeling sickIlustrasi. Sakit kepala, salah satu ciri-ciri diabetes tipe 2. (iStockphoto/PeopleImages)

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan sakit kepala.

13. Gusi merah, bengkak, lunak

Orang dengan diabetes lebih berisiko mengalami infeksi pada gusi. Gusi mungkin bisa terinfeksi atau bahkan terlepas dari gigi.

Penyebab Diabetes Tipe 2

Pada orang dengan diabetes, insulin tak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Insulin sebelumnya bekerja untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Namun, kegagalan insulin dalam bekerja membuat glukosa justru jadi menumpuk dalam darah.

Obesitas menjadi salah satu penyebab diabetes. Kondisi ini dapat menyebabkan resistensi insulin akibat penumpukan lemak di bagian perut.

Selain itu, faktor genetik juga dipercaya berpengaruh terhadap timbulnya diabetes.

Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri diabetes tipe 2. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami beberapa gejala di atas.

(asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  5 Tips Agar Bangun Sahur Tidak Bikin Uring-Uringan