14 Tanda Kucing Akan Mati yang Harus Diamati

Jakarta, c4d-forum.de

Kucing peliharaan adalah bagian dari keluarga. Tapi cepat atau lambat, saatnya akan tiba bagi Anda untuk berpisah dengan mereka. Ada beberapa tanda kucing akan mati.

Meskipun sulit untuk melihat kucing Anda menderita dalam kapasitas apa pun, gejala-gejala yang kucing tunjukkan ini dapat membantu Anda mengenali kapan kucing Anda membutuhkan perawatan lebih dan dapat membantu mengidentifikasi masalah cukup dini untuk memperpanjang kualitas hidupnya sedikit lebih lama.

Banyak dari tanda kucing akan mati yang sebenarnya bisa jadi gejala awal. Langkah pertama ketika Anda melihat ada yang tidak beres dengan si anabul adalah memeriksakannya ke dokter hewan.

Di antara pemeriksaan dan diagnostik apa pun yang dilakukan, dokter hewan dapat memberi tahu Anda apakah kucing Anda memiliki kondisi yang dapat diobati atau jika prognosisnya lebih suram.

Dokter hewan Rili Wahyu Aji mengatakan bahwa kucing akan menunjukkan tanda-tanda yang hampir sama dengan manusia ketika akan mati.

“Kurang lebih sama seperti manusia.Tidak ada respon makan atau minum, hanya baringan, tidak ada tenaga. Usaha dia untuk bangkit itu buruk banget. Suhu tubuh rendah banget atau tinggi banget. Saling sering suhu ngedrop,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Ia juga mengatakan bahwa kucing yang jarang keluar rumah akan keluar dan mencari tempat lain untuk mati. Hal ini dikarenakan si anabul akan bersembunyi agar tidak terlihat oleh pemiliknya dan juga kucing lainnya.

Melansir berbagai sumber, berikut 14 tanda kucing akan mati yang harus diwaspadai oleh para pemilik.

1. Berat badan turun drastis

Penurunan berat badan sangat umum terjadi pada kucing senior. Beberapa di antaranya adalah karena kehilangan otot yang normal. Seiring bertambahnya usia kucing Anda, tubuhnya menjadi kurang efisien dalam mencerna dan membangun protein, menyebabkannya kehilangan massa otot. Kucing Anda mungkin masih terlihat makan dengan baik tetapi tetap kehilangan berat badan.

Baca Juga :  NYALANG: Mantra-mantra Fana

Seiring waktu, penurunan berat badan bisa menjadi ekstrem. Beberapa kucing tua atau sakit bisa menjadi sangat kurus, dengan tulang rusuk, tulang belakang, dan tulang pinggul menonjol di bawah kulitnya.

Cachexia adalah bentuk khusus dari penurunan berat badan yang ekstrem yang disebabkan oleh kanker. Kucing dengan hipertiroidisme dan penyakit ginjal kronis juga sering mengalami penurunan berat badan.

2. Terlalu sering menyembunyikan diri

Bersembunyi merupakan tanda penyakit pada kucing, tetapi sulit untuk ditentukan.

Hal-hal yang harus diperhatikan termasuk peningkatan persembunyian, bersembunyi di tempat baru, dan tidak ingin keluar bahkan untuk acara positif rutin seperti waktu makan.

3. Tidak mau makan

Jika kucing Anda merasa sakit, dia mungkin tidak mau makan. Beberapa obat juga dapat merusak indera perasa dan penciuman kucing Anda, membuatnya kurang tertarik pada makanan.

Cobalah menghangatkan makanannya atau menambahkan sedikit jus tuna untuk meningkatkan baunya dan membuat anabul lebih tertarik untuk makan.

Saat kucing Anda mendekati waktu kematiannya, Anda mungkin tidak bisa membuatnya makan sama sekali.

4. Tidak mau minum

Kucing yang sakit juga sering tidak tertarik untuk minum, yang dapat dengan cepat menyebabkan dehidrasi. Ini menjadi tanda kucing akan mati.

Jika kucing Anda masih makan, Anda dapat meningkatkan asupan cairannya dengan memberi makan makanan kaleng dan atau menambahkan air ke makanannya.

5. Kelesuan

Saat si anabul mendekati akhir hidupnya, ia mungkin akan kurang aktif. Dia akan tidur lebih sering dan mungkin menjadi lemah ketika dia bangun. Beberapa kucing juga tampak depresi dan lesu.

Baca tanda kucing akan mati lainnya di halaman selanjutnya…


14 Tanda Kucing Akan Mati yang Harus Diamati

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Ditemukan di Indonesia, Apa Saja Ciri-ciri Cacar Monyet?