3 Ciri ASI yang Basi dan Tak Layak Minum, Ibu Wajib Tahu

Jakarta, c4d-forum.de

Sebagian besar ibu pasti menyimpan stok ASI di kulkas. Apalagi ibu pekerja atau yang diberi berkah ASI melimpah, tentunya stok ASI yang telah dipompa harus diamankan agar tidak basi dan bisa diberikan ke si kecil kapan saja.

Meski begitu, banyak ibu tetap merasa khawatir dengan kualitas ASI yang sudah lama disimpan di kulkas. Anda juga bingung bagaimana membedakan ASI yang tak layak minum dengan yang masih aman dikonsumsi.

Lantas, apa saja ciri-ciri ASI basi yang sudah tak layak minum? Berapa lama kualitas ASI bisa bertahan jika disimpan di kulkas?

Peneliti dari Divisi Kedokteran Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ray Wagiu Basrowi mengatakan, ASI yang disimpan di kulkas, tepatnya di freezer, bisa bertahan hingga empat bulan. Jika lebih dari itu, meskipun ASI tidak menunjukkan tanda-tanda basi, sebaiknya tidak diberikan pada si kecil.

“Lebih dari empat bulan itu sudah tidak bisa. Dan ingat peraturannya, ambil ASI yang paling lama disimpan, sebaiknya diberi label tanggal agar tahu mana yang sudah lama disimpan di kulkas,” kata Ray dalam konferensi pers Pekan ASI Sedunia yang digelar secara daring, Sabtu (6/8).

Ciri-ciri ASI Basi

Ibu juga perlu tahu beberapa ciri ASI basi berikut ini.

1. Aroma tidak sedap

ASI basi akan mengeluarkan aroma tidak sedap. Kandungan utama laktosa dan protein akan mengeluarkan aroma tak sedap saat ASI rusak.

2. Cek rasa

Mencicipi sedikit ASI tidak masalah sebelum memberikannya pada si kecil. Ini untuk mengetahui apakah ASI sudah basi atau masih layak konsumsi.

Baca Juga :  6 Cara Agar Puasa Tidak Membuat Kulit Wajah Kering dan Tetap Segar

“Kalau basi, selain bau, rasanya juga akan asam kecut, jadi para ibu juga harus mencicipi sedikit saja untuk memastikan kualitasnya,” kata Ray

3. ASI tidak saling bercampur




Ilustrasi. Ada beberapa ciri-ciri ASI yang sudah basi dan tak layak minum. (Istockphoto/Reptile8488)

ASI yang lama disimpan di freezer akan membeku. Saat akan digunakan, Anda tentu perlu membiarkannya mencair.

Kualitas ASI bisa diketahui setelah mencair, yakni saat Anda mengaduknya. Jika ASI tidak saling bercampur sudah dipastikan bahwa dia telah basi.

“Kalau sudah tidak bercampur, sudah tidak baik karena sudah ada komponen yg rusak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ray juga mengingatkan agar ASI tidak disimpan di kompartemen kulkas selain freezer lebih dari tiga hari. ASI juga sebaiknya tidak bercampur dengan makanan lain saat disimpan.

“Kenapa, karena aroma makanan lain akan bercampur dengan ASI, dan ini bisa merusak ASI,” kata dia.

Demikian beberapa ciri ASI basi yang perlu diketahui ibu. Pastikan kualitas ASI tetap aman sebelum diberikan pada si kecil.

(asr)

[Gambas:Video CNN]