3 Jenis Yoghurt Terbaik untuk Diabetes, Bisa Jadi Camilan Sehat

Jakarta, c4d-forum.de

Yoghurt menjadi salah satu camilan sehat untuk penderita diabetes. Beberapa penelitian menemukan bahwa jenis yogurt tertentu dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

Yogurt sendiri dikenal sebagai sumber kalsium, vitamin D, potasium, dan protein yang baik. Banyak ahli merekomendasikan asupan yogurt sebagai bagian dari pola makan sehat, termasuk bagi orang dengan diabetes.

Mengutip Medical News Today, sebuah ulasan dari 17 uji coba mencari tahu hubungan antara asupan probiotik dan kontrol gula darah. Hasilnya, ditemukan bahwa probiotik secara signifikan dapat mengurangi kadar gula darah puasa.

Selain mengurangi kadar gula darah, yogurt dengan probiotik juga ditemukan dapat menurunkan tingkat penanda inflamasi ‘CRP’ secara signifikan serta menekan kadar kolesterol jahat.

Yogurt probiotik mengandung kultur hidup yang aktif. Probiotik dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Namun, jumlah dan jenis bakteri baik saling berbeda satu sama lain pada masing-masing merek yogurt.

Yoghurt untuk Diabetes

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan yogurt sebagai bagian dari diet sehat diabetes.

Ada banyak jenis yogurt tersedia di pasaran. Namun, ada beberapa jenis yoghurt untuk diabetes yang bisa Anda jadikan pilihan. Berikut diantaranya, mengutip Healthline.

1. Greek yoghurt




Ilustrasi. Yogurt Yunani, salah satu yoghurt untuk diabetes. (iStockphoto/bit245)

Tak seperti yogurt biasa, Greek yoghurt disaring untuk menghilangkan whey dan laktosa. Hal ini membuatnya tampak lebih creamy.

Kabar baik bagi penderita diabetes, yogurt Yunani hadir tanpa pemanis. Yogurt jenis ini juga mengandung dua kali lipat protein dan setengah karbohidrat dari yogurt biasa.

Namun, perlu diperhatikan juga, yogurt Yunani mengandung lemak dalam jumlah tiga kali lipat dari yogurt biasa.

2. ‘Yogurt’ Islandia atau skyr

Secara teknis, skyr sebenarnya bukan yogurt. Skyr merupakan produk olahan susu yang terbuat dari keju, dengan tekstur menyerupai yogurt.

Yogurt Islandia mengalami proses penyaringan yang lebih lama daripada yogurt Yunani. Hal ini membuat teksturnya menjadi lebih tebal dan mengandung lebih banyak protein.

Keuntungan lain dari yogurt jenis ini adalah karena pembuatannya yang dibuat dari susu skim. Artinya, yogurt ini tak banyak mengandung lemak.

3. Yogurt Australia

Yogurt Australia hadir dengan tekstur yang lebih tipis daripada yogurt Islandia dan Yunani. Artinya, yogurt jenis ini tak mengandung terlalu banyak protein dan jumlah karbohidrat yang sama pada umumnya.

Namun, yogurt jenis ini umumnya dimaniskan dengan menggunakan madu dan dibuat dari susu murni. Beberapa diantaranya bahkan dibuat dari susu skim yang lebih rendah lemak.

Demikian beberapa yoghurt untuk diabetes yang bisa menjadi pilihan. Selamat mencoba!

(asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Benarkah Inhalasi Hidrogen ala Emak-emak Bisa Sembuhkan Penyakit?