3 Wisata Arkeologi Indonesia, Serunya Belajar Peninggalan Prasejarah

Jakarta, c4d-forum.de

Arkeologi merupakan bidang yang menarik untuk dipelajari. Arkeologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang situs peninggalan sejarah.

Untuk mempelajarinya, kita bahkan tidak perlu datang ke sekolah. Anda dapat belajar sambil wisata sambil mendatangi museum atau situs-situs yang merupakan peninggalan sejarah.

Indonesia memiliki tempat-tempat yang menjadi destinasi wisata arkeologi. Kalian yang penasaran dengan bagaimana kehidupan prasejarah dan perkembangan bumi dalam ribuan hingga jutaan tahun lalu, bisa mengunjungi tempat-tempat wisata ini yang lokasinya tidak jauh dari Jakarta.

Dengan teknologi, kita bisa memperkirakan usia dari temuan-temuan arkeologi tersebut. Biasanya, peninggalan sejarah tersimpan di museum-museum atau lokasi peninggalan sejarah itu berada.

Penemuan arkeologi di Indonesia pun sesungguhnya banyak yang mencuri perhatian dunia. Berikut 3 tempat wisata arkeologi yang seru untuk dikunjungi, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Situs Megalitikum Gunung Padang

Situs Megalitikum di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat membuat banyak orang penasaran. Sejumlah penelitian dilakukan terhadap situs megalitikum ini, bahkan sejak zaman kolonial Belanda. Pada 1914, pemerintah Belanda meneliti situs ini untuk pertama kalinya.

Lalu, giliran Universitas Nasional Australia yang mencoba mengungkap misteri situs megalitikum ini pada 1947. Saat ini penelitian masih terus dilakukan sejumlah pihak, termasuk ahli-ahli di tanah air.

Sejumlah pihak mengklaim material bangunan situs ini berasal dari zaman Paleolitik ( 22,000 – 9,500 SM). Tapi, misteri Gunung Padang yang bentuknya menyerupai piramida ini masih belum benar-benar terang benderang.

Museum Zoologi, Bogor

Museum Zoologi di Bogor, Jawa Barat, cukup terkenal di tanah air. Siswa-siswa sekolah dasar biasanya menjalani program studi tur ke Museum Zoologi ini untuk kegiatan wisata dan belajar arkeologi.

Baca Juga :  Tradisi Tiap 10 Muharram, Apa Itu Bubur Asyura?

Museum ini punya lebih dari lebih dari 15.000 spesies serangga, 30.000 spesies/spesimen dari mamalia, 30.000 lebih spesies/spesimen unggas, 20.000 spesies/spesimen dari reptil dan binatang amfibi.

Selain itu, Museum Zoologi juga memiliki ribuan replika binatang purbakala yang hidup di Indonesia. Melihat fosil-fosil binatang purba seperti dinosaurus sambil berkeliling museum ini bisa menjadi pengalaman seru.




Stone Garden National Geopark (Foto: KontibutorCommons via Wikimedia Commons CC-BY-SA-4.0)

Stone Garden National Geopark, Bandung

Berkunjung ke Stone Garden National Geopark di Bandung, Jawa Barat, juga akan menjadikan wisata arkeologi Anda semakin seru. Dari lokasi ini, Anda dapat menikmati pemandangan Batu Karst yang telah berusia lebih dari 27 tahun.

Bentuk dan formasi Batu Karst ini masih tersusun seperti zaman dulu. Tak jauh dari situ, Anda bisa mampir ke Goa Pawon, yang merupakan goa peninggalan bapak moyang Orang Sunda, di mana terdapat tulang belulang manusia di dalamnya.

Di Stone Garden National Geopark juga kalian bisa melihat tiruan peninggalan zaman Pro-Neolitik, di mana zaman itu telah ditemukan gelang dari batu, serut, batu asah, dan barang-barang prasejarah lainnya.

(wiw/wiw)

[Gambas:Video CNN]