4 Hal yang Harus Dilakukan Jika Hubungan Tak Direstui Orang Tua

Jakarta, c4d-forum.de

Tak semua hubungan mendapatkan persetujuan orang tua. Lantas, apa yang harus dilakukan jika hubungan tak direstui orang tua?

Melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius tentu memerlukan persetujuan orang tua. Beberapa orang lancar saat mencoba melangkah ke jenjang berikut, tapi beberapa tidak.

Banyak hal yang jadi pertimbangan, termasuk diantaranya restu orang tua. Orang tua tentu memiliki kriteria tersendiri yang kelak bakal dijadikan menantunya.

Ada banyak faktor yang jadi pertimbangan orang tua untuk menerima atau menolak kelanjutan hubungan anak. Salah satunya adalah bibit, bebet, dan bobot yang jadi budaya orang Indonesia.

Bibit, bebet, dan bobot (3B) didefinisikan sebagai melihat dari sisi asal-usul atau garis keturunan, sisi tingkat ekonomi atau kemampuan finansial, dan juga sisi tingkat pendidikan dan keahlian.

Hal ini mengakibatkan banyak pasangan, terutama yang menjalin hubungan tidak konvensional, akhirnya terpaksa kandas di tengah jalan karena tak mampu memenuhi harapan orang tua.

Menanggapi fakta tersebut, Psikolog Klinis dan Peneliti Relasi Interpersonal Pingkan Rumondor membagikan tips soal apa yang harus dilakukan jika hubungan tak direstui orang tua.

Anda disarankan untuk meyakinkan orang tua dengan baik. Berikut beberapa caranya.

1. Tetap menghormati kecemasan orang tua




Ilustrasi. Anda perlu tahu apa yang harus dilakukan jika hubungan tak direstui orang tua. (iStock/gustavofrazao)

Menurut Pingkan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghormati apa yang dicemaskan oleh orang tua. Tunjukkan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai yang mereka anut.

“Kalau punya orang tua yang gayanya terbuka, mungkin akan lebih mudah untuk menyamakan. Tapi, kalau mertua kita tipikal yang musti sopan dan menjunjung tata krama, itu juga kita ikuti dan sesuaikan,” kata Pingkan dalam sebuah diskusi daring, Selasa (9/8).

2. Menghargai pendapat diri sendiri

Selagi menghormati kecemasan orang tua, Anda juga dianjurkan untuk menghargai pendapat diri sendiri. Jika Anda tidak menyetujui apa yang dicemaskan atau disampaikan orang tua, maka jangan ragu untuk mengutarakan pendapat sendiri dengan sopan.

“Jangan diam saja padahal tidak setuju. Atau jangan diam-diam saja padahal ingin menyampaikan sesuatu,” lanjutnya.

3. Samakan visi dengan pasangan

Pastikan juga bahwa Anda dan pasangan memiliki satu tujuan yang sama soal arah hubungan.

“Jika sudah membicarakan satu visi, sudah tau mau buat rumah tangga seperti apa. Ketika visi sudah sama, baru cerita ke keluarga, terutama orang tua, sehingga mereka bisa menghargai pilihan kita,” ujar Pingkan.

4. Buktikan lewat perilaku

Jika orang tua tidak merestui hubungan karena adanya pertentangan dalam hal bibit, bebet, bobot, maka tunjukkan bahwa Anda memiliki solusi untuk kecemasan mereka.

Anda dan pasangan dianjurkan untuk bisa membuktikan bahwa apa pun yang dikhawatirkan oleh orang tua tidak akan terjadi.

Jika orang tua khawatir tentang ekonomi, misalnya, maka tunjukkan bahwa Anda dan pasangan memiliki tabungan yang cukup untuk membangun rumah tangga. Tunjukkan bahwa apa pun kondisinya, Anda dan pasangan akan menjadi pasangan yang bahagia.

“Speak up dan yang kedua itu listen. Jadi kita dengerin dulu orang tua yang tidak setuju itu kekhawatirannya apa. Setelah itu, tunjukkan bahwa kekhawatiran itu tidak faktual,” lanjutnya.

Demikian tips dari Pingkan soal apa yang harus dilakukan jika hubungan tak direstui orang tua.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Arti 'Yellow Flag' dalam Hubungan dan Contohnya yang Paling Umum