5 Alasan Tidak Boleh Keramas Setiap Hari

, c4d-forum.de

Kebersihan dan kesehatan rambut harus dijaga salah satunya dengan rajin keramas. Hanya saja, frekuensi keramas juga perlu diperhatikan.

Jarang keramas bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit kepala. Sebaliknya, terlalu sering keramas setiap hari juga ada efek buruknya. Lantas, apa alasannya jika tidak boleh keramas setiap hari?

Keramas adalah cara termudah untuk membersihkan dari segala kotoran dan minyak yang menempel pada rambut dan kulit kepala.

Namun, kebiasaan sering keramas justru bisa mengakibatkan masalah pada rambut. Rambut akan rentan rusak dan muncul efek buruk lainnya.

Dikutip dari laman Byrdie, Kepala Ilmuwan di Evolis Professional sekaligus ahli biologi rambut dan trikologi Dominic Burg menjelaskan alasan tidak boleh keramas setiap hari.

Kulit kepala, menurut dia, ditutupi oleh miliaran bakteri baik, sekitar 1.000 spesies. Bakteri ini sangat membantu menjaga pH kulit dan mencegah mikroba jahat menjajah kulit.

Menurutnya, jika sering keramas justru akan mengganggu mikrobioma itu dan memunculkan masalah lain pada rambut dan kulit kepala.

Selain itu, Burg pun merekomendasikan idealnya keramas dua hingga tiga kali seminggu untuk membantu menghilangkan kelebihan sebum dan kotoran tanpa merusak rambut.

Alasan Tidak Keramas Setiap Hari




Ilustrasi. Alasan tidak keramas setiap hari. (iStockphoto/Igor Vershinsky)

Setidaknya terdapat 5 alasan sebaiknya tidak keramas setiap hari.

1. Mengganggu keseimbangan mikroba baik dan jahat

Pada dasarnya, mencuci rambut terlalu sering dapat membuang mikrobioma kulit kepala yang baik sehingga mengakibatkan bakteri dan jamur jahat justru mengambil alih.

Kondisi tersebut, menurut Dominic Burg, bakal mengakibatkan peradangan atau masalah lain pada kulit kepala.

Itu sebabnya, ia merekomendasikan agar Anda mencuci rambut dan membersihkan kulit kepala dengan lembut cukup dua hingga tiga kali seminggu saja guna membantu menghilangkan kelebihan sebum.

2. Menghilangkan minyak alami rambut

Dikutip dari laman The Huffington Post, keramas setiap hari atau mencuci rambut secara berlebihan akan menghilangkan minyak alami rambut Anda.

Apabila minyak alami rambut itu hilang, rambut lebih cepat kering dan rentan patah.

3. Rambut kering

Rambut yang kering dan mengembang tak beraturan termasuk salah satu pertanda bahwa jika Anda mungkin terlalu sering keramas. Laman Insider menulis bahwa keramas terlalu sering akan memengaruhi tekstur rambut.

Jika kondisinya sangat kering, kian lama rambut akan rapuh, mudah patah, dan rentan bercabang pada ujung rambut.

4. Kehilangan kilau rambut

Alasan tidak boleh keramas setiap hari lainnya adalah rambut Anda bisa jadi akan kehilangan kilaunya. Kondisi tersebut terjadi karena kelewat sering mencuci rambut akan menghilangkan terlalu banyak minyak dari kulit kepala.

Rambut berkilau menandakan kondisi yang sehat. Jadi ketika rambut tampak kusam dan kehilangan kilaunya maka artinya rambut Anda tidak cukup lembap.

5. Memicu ketombe

Terlalu sering mencuci rambut juga berpotensi mengakibatkan ketombe. Kondisi ini terjadi ketika kulit kepala Anda terlalu kering dan mulai mengelupas.

Alasan tidak boleh keramas setiap hari ini juga ada kaitannya dengan pemakaian sampo. Meminimalkan penggunaan sampo akan memberikan kesempatan kelenjar minyak di kulit kepala Anda menunaikan tugasnya sekaligus menenangkan kulit kepala secara alami.

(nma/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  FOTO: Simba, Si Anak Kambing Bertelinga Panjang dari Pakistan