5 Kebiasaan Penyebab Double Chin, Sering Dilakukan Sehari-hari

Jakarta, c4d-forum.de

Faktor usia dan genetik memang berkontribusi pada kemunculan double chin. Namun, sebenarnya ada kebiasaan penyebab double chin yang bisa dihindari agar lemak di bagian dagu tidak semakin parah.

Dagu ganda alias double chin juga dikenal sebagai lemak submental. Seperti dikutip dari Healthline, double chin merupakan lapisan lemak yang terbentuk di bawah dagu. Disebut double chin sebab lapisan lemak seolah memunculkan dagu kedua pada wajah.

Berikut beberapa penyebab double chin yang sebaiknya Anda hindari.

1. Ngemil serba manis

Penyebab double chin paling umum adalah kelebihan lemak. Kebiasaan ngemil serba manis bisa memicu kenaikan berat badan dan otomatis berkontribusi pada lemak di area dagu.

Double chin sangat umum terjadi pada orang yang rentan mengalami perubahan wajah saat berat badan naik.

Bagaimana bisa gula yang dikonsumsi berubah jadi lemak?

Juan Gallegos, ahli liver, mengungkapkan saat kadar gula dalam darah sangat tinggi, tubuh mengeluarkan insulin. Gula dipecah sehingga masuk ke sel-sel, terutama hati, otot, dan sel lain sehingga bisa digunakan sebagai energi. Saat ada kelebihan energi, tubuh akan menyimpannya sebagai lemak.

“Cara penyimpanannya pada dasarnya adalah di sel lemak atau adiposit, tetapi terkadang juga disimpan di tempat lain yang tidak seharusnya,” jelas Gallegos, seperti dikutip dari laman Health Care milik University of Utah.

2. Banyak ‘mager’




Ilustrasi. Mager, salah satu kebiasaan penyebab double chin. (iStockphoto/chee gin tan)

Penumpukan lemak tubuh juga bisa terjadi akibat gaya hidup sedenter. Anda mager alias malas bergerak. Padahal, energi yang dihasilkan tubuh perlu disalurkan agar tidak tersimpan begitu saja sebagai sel lemak.

Anda tidak harus mendaftar keanggotaan di pusat kebugaran atau memasang program olahraga tertentu. Cukup mulai aktif bergerak misalnya memperbanyak jalan kaki, mengagendakan bersih-bersih rumah seminggu sekali, atau memberikan jeda tiap 1-2 jam duduk di depan komputer.

3. Begadang

Salah satu kebiasaan penyebab double chin adalah begadang. Menghimpun dari berbagai sumber, kulit yang menua berkontribusi pada pembentukan double chin.

Penuaan memang sesuatu yang alami. Namun kebiasaan begadang bakal mempercepat proses penuaan.

Sel-sel kulit akan memperbaiki atau memperbarui diri. Melewatkan waktu tidur sama saja mengganggu proses ini.

Seperti dikutip dari Everyday Health, studi yang diterbitkan di jurnal Clinical and Experimental Dermatology menemukan, perempuan yang tidur selama lima jam atau kurang berkaitan dengan peningkatan tanda penuaan, skin barrier buruk, dan kepuasan akan penampilan rendah.

4. Tidak pakai sunscreen

Sebaiknya mulai sekarang Anda rajin mengaplikasikan sunscreen alias tabir surya di akhir tahap rutinitas perawatan kulit. Kulit tanpa proteksi terhadap sinar UV akan mempercepat penuaan kulit. Penuaan kulit bisa memicu double chin.

Beberapa produk makeup memang sudah mengandung tabir surya, tetapi sebenarnya kurang memberikan proteksi.

“Kebanyakan makeup melindungi dari sinar UVB tapi tidak menghalangi sinar UVA yang mengakibatkan garis wajah, noda hitam, pembesaran pori, dan tanda penuaan lain,” jelas Dee Anna Glaser, ahli dermatologi yang berbasis di Missouri, AS.

5. Postur tubuh buruk

Tanpa sadar, Anda bermain dengan ponsel, bekerja dengan laptop dalam posisi menunduk. Ini menjadi salah satu kebiasaan penyebab double chin.

Selain berpotensi memicu sakit leher, postur menunduk akan memperburuk kondisi otot platisma yang menghubungkan otot leher dan dagu. Saat otot ini melemah, elastisitas di sekitar rahang menurun dan mengendur.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  5 Destinasi Sunmori yang Bakal Bikin Adrenalin Terpacu