5 Wisata Unik Korea Utara, Ada yang Bikin Tegang hingga Memancing Tawa

Jakarta, c4d-forum.de

Korea Utara (Korut) dikenal sebagai negara yang misterius, karena sangat tertutup bagi masyarakat asing. Kehidupan masyarakat di Korea Utara sesungguhnya juga membuat banyak orang penasaran.

Sudah sejak lama Korut dipimpin oleh diktator turun-temurun, di mana saat ini pemimpin tertinggi ada di tangan Kim Jong Un. Negara ini juga memiliki banyak aturan sangat ketat, sehingga membuat banyak orang kian enggan mengunjungi Korut.

Meski tertutup, Korea Utara sebenarnya memiliki tempat-tempat yang indah. Bahkan, udara di Korut terkenal bersih dan tidak sedikit terdapat obyek wisata yang unik dan menarik.

Negara dengan ibu kota Pyongyang ini sendiri masih terbuka untuk pariwisata, tapi memang tidak seperti negara-negara tetangga Korut lainnya, seperti Jepang dan Korea Selatan, yang mengandalkan pariwisata sebagai andalan untuk berkontribusi ke pendapatan negara.

Berikut ini 5 tempat wisata populer di Korut yang menarik dikunjungi, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

DMZ (Zona Demiliterisasi)




Ilustrasi DMZ di Korea Utara. (Foto: Ed JONES / AFP)

DMZ atau Zona Demiliterisasi adalah zona perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan dengan penjagaan ketat. Tapi, area ini juga merupakan destinasi wisata yang diminati turis.

Suasana menegangkan akan dirasakan ketika berada di DMZ, karena situasinya sunyi dan begitu hening. Anda tidak boleh membuat suara yang mencolok. Namun, pemandangan alam di DMZ sangat indah. Akan jadi pengalaman seru bila berkunjung ke DMZ.

Gunung Paektu – Heaven Lake

Gunung Paektu diketahui sebagai gunung tertinggi di Korea Utara. Lokasinya gunung ini sebenarnya berada di perbatasan antara Korut dengan China.

Wisata alam di Gunung Paektu menjadi magnet bagi turis, karena pemandangannya yang memesona. Yang menarik, di sekitar Gunung Paektu terdapat Heaven Lake yang tak kalah indah.

Pesona Heaven Lake atau Danau Surga diminati wisatawan, karena airnya yang sangat jernih dan belum tercemar. Dua obyek wisata alam ini masih asri dan dan dijaga agar tetap terawat.

Juche Tower




In a photo taken on June 15, 2019 children watch as a group of Korean visitors from Japan perform a gymnastic routine on banks of the Taedong river before the landmark Juche tower in Pyongyang. (Photo by Ed JONES / AFP)Warga lokal berfoto dengan latar Juche Tower di Korut. (Foto: Ed JONES / AFP)

Juche Tower atau Menara Juche dibangun sebagai hadiah untuk ulang tahun ke-70 pemimpin legendaris Korut, Kim Il Sung. Lokasinya berada di sebelah timur sungai Taedong.

Menara ini adalah kebanggaan masyarakat Korut. Juche sendiri adalah ideologi resmi yang dianut oleh penduduk Korea Utara. Menara Juche memiliki tinggi 170 meter.

Ada struktur empat sudut di menara Juche, dan bagian puncaknya ditutupi obor besi bercahaya setinggi 20 meter. Di kompleks Juche Tower juga bisa ditemukan patung setinggi 30 meter yang menggambarkan dua pria dan seorang wanita saling menggenggam palu, kuas, dan arit.

Museum Victorious War

Korut membangun Museum Victorious War atau Kemenangan Perang untuk mengenang kehebatan Kim Il Sung dalam strategi militernya. Di museum ini, tersimpan benda-benda bersejarah dari kemenangan perang Korut.

Kendaraan seperti tank dan senjata-senjata berat bisa dilihat di Museum Kemenangan Perang. Pengunjung juga diminta tertib dan rapi saat berada di museum ini, demi menghormati mendiang Kim Il Sung.

People Army Circus

Korea People’s Army Circus bukan atraksi sirkus yang dimainkan oleh tentara. Pertunjukan sirkus ini sebenarnya bertema tentang tentara dan merupakan sirkus satu-satunya di Korea Utara.

Hebatnya , Korea People’s Army Circus ternyata sudah ada sejak tahun 1960-an. Gedung pertunjukannya kerap direnovasi, demi menampung lebih banyak penonton.

Sirkus ini juga dikenal unik dan lucu sampai memancing tawa penonton. Terakhir, gedung ini mampu menampung sekitar 1.600 orang yang ingin menyaksikan sirkus legendaris tersebut.

(wiw/wiw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Penyebab dan Cara Mengobati Kelenjar Getah Bening Tanpa Operasi