6 Cara Cegah Anak Kena Cacar Monyet Selama PTM

Jakarta, c4d-forum.de

Meski belum terdeteksi di Indonesia, orang tua tetap diimbau untuk menerapkan berbagai cara untuk mencegah cacar monyet pada anak terkena cacar monyet.

Apalagi saat ini sudah diberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Ketua umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menuturkan kunci menghadapi penyakit menular adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“PHBS karena di tengah situasi penyakit menular belum jelas, vaksinnya belum ada, kita diajarkan untuk betul-betul menerapkan PHBS. Enggak ada cara lain,” kata Piprim dalam konferensi pers virtual bersama PB IDI, Selasa (2/8).

Berikut cara mencegah anak terkena cacar monyet selama PTM:

1. Cuci tangan

Piprim menyarankan agar orang tua benar-benar menanamkan pentingnya cuci tangan selama di sekolah. Pandemi membuat cuci tangan jadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun karena kasus sempat menurun dan situasi terlihat lebih terkendali, kebiasaan ini mulai kendor.

Oleh karenanya, orang tua tidak boleh lelah mengingatkan anak untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet sekolah dan setelah bermain.

2. Menghindari kerumunan

Berkerumun, berkumpul atau duduk dekat teman-teman memang jadi sesuatu hal yang dirindukan selama pembelajaran daring. Saat PTM berlaku, tentu anak-anak dengan senang hati berkumpul dengan teman-temannya. Namun sebaiknya anak tetap diingatkan untuk selalu menjaga jarak sebagai bagian dari protokol kesehatan menghadapi Covid-19 sekaligus cacar monyet.

“Monkeypox penularannya tidak semenular Covid-19, harus ada kontak sangat erat,” imbuh Piprim.

Oleh karenanya salah satu cara mencegah anak terkena cacar monyet adalah menjaga jarak. Cacar monyet menular lewat sentuhan langsung dengan mereka yang terinfeksi.

Baca Juga :  Mengenal Infeksi Saluran Kemih yang Diduga Penyakit Kelamin

3. Bawa bekal

Biasakan anak mengonsumsi bekal yang dibawa dari rumah. PB IDI dan Satgas Monkeypox mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi bahan pangan terutama daging yang sudah benar-benar dimasak sampai matang. Bekal dari rumah akan memastikan anak mengonsumsi makanan dari bahan pangan yang bersih.

4. Tidak berinteraksi terlalu dekat dengan sembarang hewan

Cacar monyet bisa ditularkan oleh hewan penular seperti jenis hewan pengerat, marsupial dan primata non-manusia (baik yang mati atau hidup). Anak perlu dibekali pengetahuan tentang hewan-hewan yang sebaiknya tidak didekati atau diajak berinteraksi misalnya hamster, tikus, atau guinea pig yang umum dipelihara.

5. Bekali anak informasi yang cukup tentang cacar monyet

Seperti halnya masa pandemi Covid-19, anak juga perlu dibekali pengetahuan mengenai cacar monyet. Anak wajib tahu apa itu cacar monyet, penularannya, serta ciri-ciri atau gejalanya.

Dengan bekal ini diharapkan anak mampu melindungi dirinya, mengenal gejalanya sehingga mampu mengkomunikasikan pada guru dan orang tua jika merasakan sakit atau curiga mengarah pada cacar monyet.

6. Kerja sama dengan sekolah

Selama di sekolah, anak akan didampingi sepenuhnya oleh seluruh staf sekolah termasuk guru-gurunya. Oleh karenanya salah satu cara mencegah anak terkena cacar monyet adalah dengan kerja sama yang baik dengan sekolah.

Orang tua wajib memahami langkah perlindungan anak oleh sekolah, memastikan anak-anak belajar dengan risiko penularan minimal dan mengkomunikasikan kondisi anak secara terbuka dengan sekolah.

“Monkeypox ini belum ada vaksin spesifik untuk pencegahan. Hati-hati. Kita lindungi anggota keluarga kita. Yang rentan itu bayi, anak-anak dengan immunocompromise juga lansia. Secara umum PHBS adalah sesuatu hal yang musti dilakukan bersama untuk mencegah penyakit ini. Tidak perlu panik, kepanikan justru menurunkan imunitas kita,” kata Piprim¬†soal cara mencegah cacar monyet pada anak.¬†

Baca Juga :  Gejala Meningitis yang Harus Diwaspadai, Leher Kaku Hingga Bingung

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]