6 Kebiasaan Penyebab Gigi Berlubang, Gosok Gigi Kepagian

Jakarta, c4d-forum.de

Gigi berlubang tak boleh disepelekan. Anda bisa mencegahnya dengan mengenal dan menghindari kebiasaan-kebiasaan penyebab gigi berlubang.

Hanny Ilanda, dokter spesialis konservasi gigi Dental Specialist Clinic di RSPI Puri Indah, mengatakan bahwa bakteri pada gigi berlubang bisa menyebar dan memicu peradangan di bagian tubuh lain. Dari infeksi pada area akar gigi, bisa menjalar ke otot jantung, ginjal, hidung, hingga mata.

“Ternyata tak hanya itu saja, bakteri dalam mulut juga dapat menyebabkan sinusitis,” kata Hanny seperti dikutip dari rilis media yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (12/9).

Oleh karena itu, sebaiknya cegah gigi berlubang dengan menghindari beberapa kebiasaan berikut.

1. Ngemil permen karet

Sela waktu antara jam makan terbilang cukup krusial. Anda merasa lapar tetapi jam makan masih jauh sehingga camilan jadi solusi, misalnya saja mengunyah permen karet.

Sayangnya, permen karet dan makanan manis lainnya bisa memicu gigi berlubang. Mengutip WebMD, permen karet bisa menempel pada gigi hingga gula dan asam yang dihasilkan bakteri akan berkontak dengan gigi.

2. Mengunyah es batu

Ada keseruan tersendiri saat mengunyah es batu. Anda pun tidak merasa bersalah karena es batu tidak mengandung gula.

Namun, sayangnya mengunyah es batu jadi salah satu kebiasaan penyebab gigi berlubang.

Mengunyah es batu bisa menciptakan retakan bahkan sampai membuat gigi patah. Kebiasaan ini pun bisa mengiritasi jaringan lunak di dalam gigi. Selain gigi berlubang, paparan suhu dingin bisa memicu rasa sakit yang cepat dan tajam.

3. Anak diberi dot susu jelang tidur




Ilustrasi. Anak diberi dot susu, salah satu kebiasaan penyebab gigi berlubang. (istockphoto/Image Source)

Orang tua kerap memberi bekal dot susu buat anak jelang tidur. Tanpa disadari, orang tua akan menciptakan gigi berlubang pada anak.

Seperti dikutip dari Mayo Clinic, anak yang diberi botol jelang tidur berisi susu, susu formula, jus atau cairan lain yang mengandung gula, minuman ini akan tetap menempel pada gigi selama berjam-jam. Bakteri pada mulut akan mengubah gula jadi asam dan memicu pembusukan.

4. Gosok gigi kepagian atau sebelum sarapan

Barangkali sarapan dalam kondisi tubuh dan mulut yang segar lebih menyenangkan daripada sarapan dalam kondisi belum bersih-bersih. Namun, jika gosok gigi dieksekusi sebelum sarapan, sisa-sisa makanan akan terus menempel pada gigi sepanjang hari.

Sebaiknya, letakkan agenda gosok gigi setelah sarapan atau jelang berangkat kerja. Kebiasaan ini akan mencegah gigi berlubang dan memastikan mulut terasa segar sepanjang hari.

5. Membiarkan mulut kering

Sebenarnya saliva atau air liur secara alami mencegah gigi berlubang. Air liur akan membilas sisa makanan dan plak dari mulut. Sementara kondisi mulut kering atau produksi liur minim akan menciptakan lingkungan buat bakteri berkembang biak di mulut.

Bayangkan, bakteri-bakteri berpesta dengan sisa makanan dan gula yang menempel di gigi. Mulut kering bisa disebabkan kurang cairan atau konsumsi obat tertentu. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk opsi obat berbeda.

6. Minum soda

Apakah hanya makanan yang memicu gigi berlubang? Ternyata tidak. Salah satu kebiasaan penyebab gigi berlubang adalah minum minuman manis termasuk soda.

Minuman soda setidaknya mengandung hingga 11 sdt gula per porsi. Selain itu, soda mengandung asam fosfat dan sitrat yang mampu menggerogoti email gigi.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Hati-hati Ada 7 Kebiasaan Pemicu Kanker Prostat yang Sering Diabaikan