6 Kebiasaan Penyebab Perut Buncit, Tanpa Sadar Celana Tak Lagi Muat

Jakarta, c4d-forum.de

Tak perlu melihat angka timbangan, Anda sadar berat badan naik gara-gara menemukan perut membuncit. Ada kebiasaan-kebiasaan penyebab perut buncit yang kerap tak disadari.

Lebih dari sekadar lunturnya percaya diri, perut buncit sesungguhnya menyimpan bahaya, yakni lemak yang ada di perut. Lemak berada di antara organ sehingga ada berbagai risiko kesehatan jika dibiarkan.

Berikut kebiasaan yang menyebabkan penumpukan lemak di perut.

1. Terlalu sering main media sosial

Sering makan sambil scrolling akun media sosial? Jika iya, maka wajar saja kalau perut Anda membuncit.

Kebiasaan tersebut membuat perhatian Anda terfokus pada layar. Hal itu membuat fokus makan Anda terganggu. Akibatnya, Anda bisa saja makan tanpa berpikir hingga tak sadar bahwa perut sebenarnya sudah kenyang.

Tak cuma itu, bermain gawai jelang waktu tidur juga bisa menekan produksi melatonin yang membuat Anda kurang tidur. Ujung-ujungnya, perut pun membuncit.

Dikutip dari Eat This, Not That, studi menemukan, siswa dengan akses ke satu perangkat elektronik di kamar tidur mereka 1,47 kali lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan dibanding mereka yang tidak memiliki perangkat apa pun di kamar.

2. Mengganti minuman soda biasa dengan soda diet

Kebiasaan penyebab perut buncit lainnya adalah meminum minuman soda diet, dengan anggapan bahwa minuman ini lebih sehat dari minuman bersoda biasanya. Padahal siapa yang tahu jika meminum minuman soda diet juga bisa jadi penyebab perut buncit.

Dalam sebuah studi, peneliti di University of Texas Health Science Center memantau 475 orang dewasa selama 10 tahun. Peserta yang minum soda diet mengalami peningkatan lingkar pinggang 70 persen dibandingkan dengan yang tidak minum soda.

Baca Juga :  5 Hal yang Harus Dilakukan saat Bercinta Sesuai Syariat Islam

3. Membiarkan stres berlebih




Ilustrasi. Membiarkan stres jadi salah satu kebiasaan penyebab perut buncit. (iStock/somethingway)

Suasana hati bisa memengaruhi apa yang Anda konsumsi. Mengutip Times of India, riset dari Cornell University menemukan orang dengan emosi negatif akan makan lebih banyak makanan yang memanjakan lidah daripada orang yang mood-nya baik.

Aktivitas makan ternyata memberikan rasa nyaman, apalagi jika yang dikonsumsi adalah makanan serba manis dan tinggi kalori.

Namun, bukan berarti makanan enak bisa jadi pelarian saat stres dan banyak pikiran. Ini sama saja membiarkan kebiasaan-kebiasaan yang memicu penumpukan lemak di perut tetap lestari.

4. Makan rame-rame

Siapa sangka jika makan beramai-ramai dengan teman bisa bikin perut jadi buncit? Riset yang diterbitkan di jurnal Nutrition menyebut, makanan yang dimakan dengan satu orang lain akan 33 persen lebih banyak daripada saat dinikmati sendiri.

Bagaimana kalau makan bertiga? Ternyata Anda bisa makan 47 persen lebih banyak. Saat jumlah teman makan bertambah jadi tiga, empat, enam atau lebih dari 8, persentase kenaikan porsi makanan pun makin besar.

Akan tetapi, bukan berarti Anda langsung menarik diri dari agenda makan bersama. Cukup selingi agenda makan bersama dengan jalan-jalan atau window shopping agar tubuh tetap bergerak.

5. Melewatkan jam makan

Sebagian orang percaya bahwa tidak makan menjadi salah satu cara mencegah perut buncit. Padahal, alih-alih mencegah, kebiasaan ini justru bisa bikin perut jadi buncit.

Membiarkan tubuh kelaparan dalam waktu lama malah akan memicu penumpukan lemak di perut. Tidak makan justru memperlambat metabolisme. Tubuh pun tidak bisa membakar lebih banyak kalori dan perut pun membuncit.

6. Eliminasi kelompok makanan tertentu




Woman on dieting for good health concept, young women use hands to push fried chicken and choose to eat vegetables for good health.Ilustrasi. Menghindari makanan tertentu juga jadi kebiasaan yang bisa bikit perut membuncit. (iStockphoto/Panupong Piewkleng)

Ada beberapa jenis diet yang menjanjikan penurunan berat badan kilat. Namun salah satu syaratnya, Anda harus mengeliminasi kelompok jenis makanan tertentu.

Sebaiknya, hindari jenis diet seperti di atas. Menghindari asupan makanan tertentu hanya akan menjadi kebiasaan penyebab perut buncit.

Ahli diet Lori Zanini menyebut, menghindari kelompok makanan tertentu bisa berakibat pada ketidakseimbangan asupan. Pelaku diet berisiko kekurangan nutrisi.

“Mereka bisa mudah bosan dengan diet ketat dan berakhir dengan makan berlebihan di tengah proses diet,” kata Zanini.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]