7 Cara Tepat Pilih Alat Kontrasepsi Agar Aman Bercinta Tanpa Cemas

Jakarta, c4d-forum.de

Alat kontrasepsi membantu pasangan suami-istri merencanakan kehamilan. Anda perlu tahu cara memilih alat kontrasepsi yang tepat agar bercinta tidak disertai rasa was-was akan kehamilan.

Ada beragam alat kontrasepsi serta kelebihan dan kekurangannya. Cara kerjanya pun berbeda sehingga pilihan tidak boleh asal.

Anda dan pasangan harus tahu kapan rencana memiliki anak dan disesuaikan dengan alat kontrasepsinya.

Anda bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memilih. Namun ada baiknya cek dulu cara memilih alat kontrasepsi yang tepat sebagai informasi awal.

1. Cek kebutuhan

Sebaiknya Anda menentukan tujuan penggunaan alat kontrasepsi. Diskusikan dengan pasangan kemudian cek pilihan alat kontrasepsinya apa Anda ingin menunda kehamilan, merencanakan kehamilan atau sudah tidak ingin menambah momongan.

Pada pasangan yang sudah merasa cukup dengan jumlah anak yang dimiliki, bisa mempertimbangkan untuk menjalani prosedur tubektomi atau vasektomi (steril). Tubektomi atau vasektomi ditempuh dengan proses operasi.

2. Kenali jenis alat kontrasepsi

Ada begitu banyak alat kontrasepsi, tetapi pada dasarnya alat kontrasepsi terbagi menjadi dua yakni alat kontrasepsi hormonal dan non-hormonal.

Alat kontrasepsi hormonal yakni, pil KB, pil KB progestin, KB suntik dan Intrauterine Device (IUD) hormonal. Kemudian alat kontrasepsi non-hormonal antara lain, kondom, spermisida, diafragma dan cervical cap dan IUD non-hormonal.

3. Melihat efektivitas alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi tidak sepenuhnya menunda kehamilan. Tiap alat kontrasepsi memiliki efektivitas berbeda dan perlu diperhatikan peluang kegagalannya.

Barangkali Anda mempertimbangkan menggunakan kontrasepsi alami misal sistem kalender. Metode ini berbasis waktu kesuburan wanita. Ada perhitungan masa subur sehingga disarankan tidak bercinta di periode masa subur.

Baca Juga :  Pria Buncit Bisa Mati Lebih Cepat Karna Kanker Prostat

Anda memang tidak memerlukan biaya dan tidak memasukkan benda asing ke tubuh tetapi peluang kegagalannya bisa sampai 23 persen. Sangat penting melihat efektivitas sebagai salah satu cara memilih alat kontrasepsi yang tepat.

4. Perhatikan efek samping alat kontrasepsi

Sebelum memilih alat kontrasepsi, perhatikan baik-baik efek samping alat kontrasepsi. Umumnya, alat kontrasepsi hormonal memberikan efek samping jerawat, mual, masalah pada siklus haid sampai pengaruh pada ASI.

Sementara itu, alat kontrasepsi non-hormonal biasanya menimbulkan efek samping rasa tidak nyaman misal pada kondom atau cervical cap.

Baca di sini untuk artikel selengkapnya

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]