7 Kesalahan saat Menurunkan Kolesterol, Sering Dilakukan Tanpa Sadar

Jakarta, c4d-forum.de

Menurunkan kadar kolesterol tinggi memang bukan perkara mudah. Ada beberapa kesalahan saat menurunkan kadar kolesterol yang perlu dihindari.

Kolesterol adalah senyawa lemak yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Kolesterol juga bisa didapat dari asupan makanan tertentu.

Kadar kolesterol yang normal sebenarnya bisa membantu sel-sel tubuh berfungsi dengan baik. Namun, dalam kadar yang tinggi, kolesterol bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Artinya, kadar kolesterol tetap harus terkontrol. Jika kadar kolesterol ditemukan tinggi, maka Anda perlu menurunkannya.

Kesalahan saat Menurunkan Kolesterol

Sayangnya, masih banyak orang melakukan kesalahan saat menurunkan kadar kolesterol. Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa hal yang menghambat upaya penurunan kolesterol Anda.

1. Tidak mengetahui kadar kolesterol

Kolesterol tinggi diketahui tak memicu gejala khas. Artinya, melakukan pengukuran untuk mengetahui kadar kolesterol sangat penting.

Mengutip Medical News Today, adar kolesterol normal pada orang dewasa sebaiknya kurang dari 200 md/dL. Di atas itu, Anda perlu berhati-hati.

2. Jarang olahraga




Ilustrasi. Jarang olahraga, salah satu kesalahan saat menurunkan kadar kolesterol. (iStockphoto/eternalcreative)

Mengutip berbagai sumber, olahraga yang teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mengontrol kolesterol. Tidak perlu lari maraton, 40 menit berjalan kaki, berenang, atau bersepeda sudah bagus dalam mengolah kolesterol Anda.

3. Jarang bergerak atau mager

Duduk terlalu lama sering dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Kebiasaan ini juga dapat menurunkan kolesterol baik dan meningkatkan kadar trigliserida.

Hal ini berlaku bahkan jika Anda berolahraga secara teratur. Jika Anda bekerja di meja, cobalah untuk bangun dan bergerak setiap 30 menit.

4. Menunda minum obat

Dokter akan memberikan resep obat jika Anda memiliki kolesterol tinggi. Dokter akan mempertimbangkan faktor-faktor termasuk kadar kolesterol, riwayat keluarga, gaya hidup, usia, dan risiko penyakit jantung untuk menentukan pengobatan terbaik bagi Anda.

Jangan takut untuk mulai minum obat. Pasalnya, menunda minum obat justru dapat memicu peningkatan risiko penyakit jantung dan masalah pada pembuluh darah.

5. Tidak memperhatikan pola makan

Mengonsumsi obat bukan berarti Anda tak perlu memperhatikan pola makan. Mengutip Everyday Health, memperhatikan pola makan tetap penting bagi Anda yang ingin menurunkan kadar kolesterol.

Kurangi asupan lemak jenuh dan karbohidrat yang dapat berkontribusi pada kenaikan kadar kolesterol yang tidak sehat.

Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan seperti kacang-kacangan, buah, sayur, dan biji-bijian.

6. Tidak mengonsumsi lemak sama sekali

Orang dengan kolesterol tinggi memang perlu menghindari asupan lemak. Namun, bukan berarti tidak sama sekali.

Faktanya, tidak semua lemak perlu dihindari. Anda masih perlu mendapatkan asupan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung.

Lemak jenis ini ditemukan dalam minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta beberapa makanan kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, dan makarel.

7. Tidak memperhatikan berat badan




Female leg stepping on weigh scales. Healthy lifestyle, food and sport concept.Ilustrasi. Tidak memperhatikan berat badan, salah satu kesalahan saat menurunkan kolesterol. (iStockphoto/spukkato)

Mengutip WebMD, memiliki terlalu banyak lemak, terutama di sekitar perut Anda, dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Bicaralah dengan dokter tentang program diet dan olahraga terbaik untuk membantu Anda menurunkan berat badan.

Hindari beberapa kesalahan saat menurunkan kolesterol di atas agar tubuh tetap sehat.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  5 Cara Menjaga Mata agar Tidak Mudah Lelah saat Mudik