7 Oleh-Oleh Khas Surabaya, Sambal Bu Rudy sampai Kaos Cak Cuk

Jakarta, c4d-forum.de

Berkunjung ke Kota Pahlawan, tak lengkap rasanya jika tak membawa oleh-oleh khas Surabaya untuk keluarga dan teman-teman.

Apalagi, Surabaya punya banyak pilihan oleh-oleh yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari makanan sampai kaos.

Selain oleh-oleh yang bervariasi, oleh-oleh khas Surabaya juga mudah ditemukan. Mulai dari yang dijual di toko resmi, pusat oleh-oleh, bahkan tersedia pula di Bandara Internasional Juanda dan Stasiun Surabaya Gubeng.

Nah, berikut 7 oleh-oleh khas Surabaya yang paling wajib Anda bawa jika berkunjung ke kota ini.

1. Sambal Bu Rudy




Ilustrasi. Sambal Bu Rudy adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya. (Foto: iStockphoto/MielPhotos2008)

Sambal Bu Rudy merupakan oleh-oleh khas Surabaya yang paling wajib dibeli jika berkunjung ke kota ini. Selain terkenal karena rasanya yang enak, Sambal Bu Rudy sudah melegenda karena hadir sejak 1995.

Sambal Bu Rudy memiliki sejumlah varian yang bisa dipilih sesuai selera, yaitu sambal bajak, sambal ijo, sambal bawang, hingga sambal udang.

Sambal Bu Rudy merupakan salah satu oleh-oleh khas Surabaya di Bandara Juanda. Bahkan, kini juga dijual di e-commerce dan dikirim langsung dari Surabaya.

2. Almond Crispy Cheese

Almond Crispy Cheese merupakan salah satu oleh-oleh khas Surabaya, meski bukan makanan tradisional. Camilan ini terbuat dari tepung, gula, telur, susu, keju, dan almond.

Meski tipis, namun setiap gigitan Almond Crispy Cheese nikmat di mulut. Ini merupakan oleh-oleh khas Surabaya di Stasiun Gubeng karena bisa ditemukan di sana.

3. Spikoe




Spiku or Lapis Surabaya, Indonesian  Three Layer Cake with with Strawberry Jam Between the Layer. Topped with Prunes. Served with TeaIlustrasi. Spikoe atau kue tiga lapis adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya. (Foto: iStockphoto/Ika Rahma)

Spikoe juga dikenal sebagai kue lapis Surabaya. Spikoe merupakan oleh-oleh khas Surabaya yang awet untuk dibawa pulang ke rumah, meski berbeda kota.

Anda bisa membeli Spikoe di toko resmi maupun pusat oleh-oleh khas Surabaya Variannya terdiri dari original, no raisin, prunes, sampai speculaas.

4. Guna-Guna Snack

Guna-Guna Snack adalah oleh-oleh khas Surabaya kekinian, seperti keripik kentang, keripik buah naga, soes kering, bakso goreng, semprit keju, macaroni schotel, blackpepper chicken puff, sampai schuimpjes.

Selain menawarkan aneka produk makanan, Guna-Guna Snack dikemas dalam wadah yang menarik sehingga cocok diberikan sebagai oleh-oleh ataupun hampers.

Jika ingin membeli Guna-Guna Snack bisa langsung mengunjungi tokonya di Perum Darmo Sentosa Raya, Jajar Tunggal, Surabaya atau pesan melalui Instagramnya @gunaguna_snack dan e-commerce, seperti Shopee dan Tokopedia.

5. Siropen Telasih




bottle of fruit syrup for make juiceIlustrasi. Siropen telasih adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya. (Foto: iStockphoto/TMC_Photo_Create)

Siropen Telasih merupakan minuman segar khas Surabaya dengan rasa mawar, coco pandan, frambosen, vanila, sampai jeruk. Minuman ini tidak menggunakan pemanis buatan.

Oleh-oleh ini sudah ada sejak 1923. Siropen Telasih juga bisa ditemukan di pusat oleh-oleh khas Surabaya.

6. Udeng Surabaya

Tak cuma makanan, Kota Pahlawan ini punya kerajinan udeng yang bisa dibawa untuk oleh-oleh. Udeng Surabaya merupakan aksesori kepala khusus untuk laki-laki dengan motif dan ciri khas Jawa Timuran.

Yang membuat udeng ini berbeda dari udeng daerah lainnya adalah antena menyerupai huruf V di bagian belakang udeng. Udeng Surabaya atau disebut juga poteh poncot miring pun sudah dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.

7. Kaos Cak Cuk




Ilustrasi BajuIlustrasi. Kaos Cak Cuk adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya. (Jeff Sheldon/Unsplash.com)

Jika Bali punya Kaos Joger dan Yogyakarta ada Kaos Dagadu, Kota Pahlawan punya Kaos Cak Cuk yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Surabaya. Kaos Cak Cuk bertuliskan hal-hal seputar Surabaya dan dijual di Jalan Dharmawangsa No.53A, Gubeng, Surabaya.

(uli/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  15 Makanan yang Merusak Ginjal, Apa Saja?