78 Tahun Lagi, Wisata ke Maldives Berpotensi Hanya Tinggal Mimpi

Jakarta, c4d-forum.de

Sudah sejak lama Maldives atau Maladewa menjadi destinasi wisata para pelancong mancanegara. Sedikitnya 900 ribu turis mendatangi Maldives setiap tahun.

Namun, tahukah Anda Maldives diprediksi tenggelam 78 tahun lagi atau pada 2100? Penyebabnya tak lain karena dampak dari perubahan iklim.

Sebanyak 80 persen Kepulauan Maldives berada kurang dari satu meter di atas permukaan laut. Di sisi lain, kenaikan permukaan laut diproyeksikan hingga di atas satu meter pada akhir abad ini.

Hal itu membuat hampir seluruh pulau di Maldives dapat sepenuhnya tenggelam. Bahkan, sebenarnya setiap tahun, lebih dari 90 persen pulau di Maldives mengalami banjir.

Berdasarkan Guinness World Record, Maldives adalah negara terendah dan paling datar di dunia, dengan ketinggian maksimum mencapai 2,4 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Maldives sendiri total memiliki 1.190 pulau. Pulau-pulau itu pula yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Maldives. Pemanasan global dan perubahan iklim menjadi masalah nyata yang dihadapi Maldives.

Negara yang penduduknya mayoritas muslim ini punya pemandangan laut dan pantai yang menakjubkan. Sektor pariwisata merupakan sumber devisa bagi Maldives.




Pemandangan penginapan di Maldives. (Foto: Courtesy Club Med)

“Pendapatan dan pasokan pangan kami tergantung bagaimana kami bisa menyelesaikan kerentanan kami pada hari ini. Masa depan negara, warga, dan budaya kami tergantung pada aksi yang kami lakukan hari ini,” kata Menteri Lingkungan, Perubahan Iklim, dan Teknologi Maldives, Aminath Shauna tahun lalu.

Maldives terus berupaya meminimalisasi dampak perubahan lingkungan, salah satunya dengan pemberdayaan lingkungan pesisir. Tapi, Shauna terang-terangan meminta seluruh pemimpin dunia menjalankan program yang sama demi mengurangi dampak perubahan iklim.

“Kami butuh setiap orang dan pemerintahan di dunia untuk sadar akan perubahan iklim ini. Target ambisius dibutuhkan secara segera untuk membantu negara-negara kepulauan kecil seperti Maldives,” ucap Shauna.

Sementara itu, tiga besar negara yang dianggap paling menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim menurut Center for Climate and Energy Solutions adalah China, Amerika Serikat, dan India.

(wiw/wiw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Sebaiknya Jangan Simpan Semangka di Kulkas, Mengapa?