8 Kebiasaan yang Turunkan Tekanan Darah, Hati-hati Bisa Merusak Organ

Jakarta, c4d-forum.de

Banyak hal yang bisa membantu menurunkan tekanan darah. Salah satunya adalah gaya hidup sehari-hari.

Ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah. Kebiasaan ini bisa Anda praktikkan dalam keseharian.

Tekanan darah tinggi jadi salah satu masalah kesehatan yang serius. Mengutip Medical News Today, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol bisa berujung pada sejumlah masalah pada jantung dan organ-organ lainnya yang mengancam jiwa.

Pada orang dewasa, tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHG hingga 120/80 mmHg. Di atas itu, tekanan darah tergolong tinggi.

Kondisi darah tinggi tak sering menimbulkan gejala yang khas. Namun, pemeriksaan rutin dapat membantu mengontrolnya.

Kebiasaan untuk Menurunkan Tekanan Darah

Ada cara untuk mengelola tekanan darah. Cara-cara ini bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Setelah mengetahui tekanan darah Anda yang tinggi, lakukan beberapa kebiasaan menurunkan tekanan darah berikut ini, mengutip berbagai sumber.

1. Kelola berat badan

Mempertahankan berat badan yang sehat adalah cara yang baik untuk membantu menurunkan tekanan darah. Namun, bagi banyak orang, mengelola berat badan merupakan suatu perjuangan.

Tak perlu berbagai macam diet yang sulit untuk dipraktikkan. Anda hanya perlu menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga atau beraktivitas fisik.

Perhatikan juga ukuran lingkar pinggang. Terlalu banyak lemak di pinggang dapat meningkatkan risiko darah tinggi.

2. Hindari makanan asin




Ilustrasi. Mengurangi asupan garam, salah satu kebiasaan yang bisa menurunkan tekanan darah. (StockSnap/Krzysztof Puszczynski)

Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan melakukan perubahan pola makan. Hindari beberapa makanan yang bisa memicu tekanan darah tinggi, salah satunya adalah makanan asin.

Garam menyebabkan tubuh menahan cairan, yang pada saatnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Hindari makanan olahan dan selalu baca label nutrisi.

3. Konsumsi lebih banyak kalium

Perubahan pola makan lain yang dapat membantu mengelola tekanan darah adalah asupan kalium yang bertambah.

Kalium diketahui membantu mengatasi hipertensi dengan memperlambat efek garam pada tubuh. Pilih makanan sehat seperti pisang, aprikot kering, kubis brussel, bit, susu rendah lemak, dan air kelapa.

4. Olahraga secara teratur

Olahraga adalah salah satu landasan gaya hidup sehat. Tak heran jika olahraga harus menjadi bagian dari rutinitas saat mengelola hipertensi. Aktivitas fisik, terutama latihan aerobik efektif untuk menurunkan tekanan darah.

5. Batasi konsumsi alkohol

Membatasi asupan minuman beralkohol kurang dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengutip Mayo Clinic.

Minuman beralkohol juga bisa menurunkan efektivitas obat penurun tekanan darah.

6. Berhenti merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta dapat memperpanjang umur Anda.

7. Belajar menghilangkan stres

Stres merupakan hal yang buruk bagi penderita hipertensi. Hormon stres seperti kortisol dapat membuat pembuluh darah menyempit, yang dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah.

Orang yang stres juga lebih cenderung terlibat dalam kebiasaan tidak sehat seperti makan berlebih, merokok, minum alkohol, dan kurang tidur.

Ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan stres. Berolahraga adalah pereda stres yang baik bagi banyak orang. Atau, Anda juga bisa mencoba melakukan meditasi.

8. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup juga merupakan salah satu kebiasaan yang dapat menurunkan tekanan darah. Orang dewasa direkomendasikan untuk mendapatkan waktu tidur 7-9 jam untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Tidur yang cukup juga dapat membantu mengatur tekanan darah yang berfluktuasi.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  9 Makanan Yang Baik Dikonsumsi Penderita Hipertensi