9 Nama Makanan yang ‘Sah’ Masuk Kamus: Banh Mi

Jakarta, c4d-forum.de

Bulan ini, kamus Merriam-Webster memasukkan ratusan kata baru. Sebanyak 9 kata di antaranya merupakan kata-kata yang berkaitan tentang makanan mulai dari omakase sampai pumpkin spice.

Kata-kata baru yang masuk kamus Merriam-Webster sebenarnya kata-kata yang sudah lama ada namun belum ‘sah.’

“Ketika banyak orang menggunakan kata dengan cara yang sama, dalam jangka waktu cukup lama, kata itu memenuhi syarat untuk dimasukkan. Nama-nama makanan dari seluruh dunia menjadi akrab bagi kita melalui menu, resep dan cara memasak,” kata pihak Merriam-Webster lewat sebuah pengumuman seperti dikutip dari South China Morning Post.

Berikut kata-kata baru yang dimasukkan ke kamus beserta artinya menurut kamus Merriam-Webster.

1. Omakase

Istilah ‘omakase’ secara harfiah diartikan ‘saya akan menyerahkannya pada Anda’. Di kamus, omakase berarti:

“serangkaian porsi kecil makanan (seperti sushi) yang ditawarkan dengan harga tetap dan pilihannya diserahkan pada kebijakan koki.”

2. Banh mi

Banh mi merupakan makanan populer asal Vietnam di mana ‘bahn’ berarti kue atau pastry sedangkan ‘mi’ berarti gandum. Jika Anda menengok kamus, banh mi akan mengandung arti:

“sandwich yang biasanya pedas dalam masakan Vietnam yang terdiri dari baguette terbelah yang biasanya diisi dengan daging (babi atau ayam) dan acar sayuran (wortel dan daikon) dan dihiasi dengan ketumbar dan seringkali ketimun.”

3. Birria

Birria dikenal sebagai hidangan dari Jalisco, Meksiko yang disajikan hangat. Rona kemerahannya berasal dari campuran cabai merah. Kamus menyederhanakan pengertian birria menjadi:

“hidangan Meksiko berupa daging rebus yang dibumbui terutama dengan cabai.”

4. Ras el hanout

Kamus Merriam-Webster meminjam istilah ras el hanout dari kata bahasa Arab ra’s al-hanut yang berarti campuran rempah pilihan toko. Kemudian ras el hanout diartikan sebagai:

Baca Juga :  6 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Masak Daging Kambing Kurban

“campuran rempah-rempah Afrika utara termasuk tetapi tidak terbatas pada ketumbar, jahe, kunyit, merica, jinten, kayu manis, kapulaga dan cabai rawit.”

5. Mojo

Dalam kamus, mojo berarti “minyak zaitun, bawang putih, saus atau bumbu berbasis jeruk dan rempah-rempah.”

6. Pumpkin spice

Salah satu jaringan kedai kopi terbesar di dunia selalu mengeluarkan menu pumpkin spice latte sebagai menu menyambut pergantian musim. Kreasi ini jadi kreasi minuman yang paling menguntungkan sebab terjual sampai 424 juta cangkir pada 2019 lalu.

Istilah pumpkin spice pun dimasukkan ke dalam kamus yang didefinisikan sebagai “campuran biasanya kayu manis, pala, jahe, cengkeh dan seringkali allspice (rempah mirip merica yang aromanya seperti campuran kayu manis, pala, dan cengkeh) yang biasa digunakan dalam pai labu.”

7. Oat milk

Susu gandum alias oat milk kerap dijadikan alternatif susu sapi. Seiring peningkatan popularitas kaum vegan, oat milk makin populer.

Kamus mendefinisikan oat milk sebagai “cairan yang terbuat dari gandum dan air yang biasanya diperkaya (seperti dengan kalsium dan vitamin) dan digunakan sebagai pengganti susu.”

8. Plant based

Plant based atau dalam bahasa Indonesia berarti berbasis tumbuhan diartikan sebagai “dibuat atau berasal dari tumbuhan; dua: mengandung terutama atau seluruh pangan (seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, minyak dan biji-bijian) dari tumbuhan.”

9. Sessionable

Secara umum, sessionable masuk dalam istilah seputar alkohol. Sessionable mengacu pada minuman dengan ‘body’ ringan dan “persentase alkohol yang lebih rendah dari rata-rata.”

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]