Rahasia Alami Kulit Awet Muda

Jakarta, c4d-forum.de

Apa rahasia awet muda? Mungkin banyak orang kebanyakan berpikir soal berbagai jenis perawatan mahal dan lengkap, dari krim pagi, siang, sampai malam.

Hal ini ditambah lagi dengan tambahan perawatan seperti DNA Salmon, laser, filler dan lainnya.

Benarkah hal itu bisa membuat Anda terlihat awet muda? Jawabannnya tentu saja bisa. Tapi tenang, itu bukan satu-satunya yang membuat Anda terlihat awet muda. Dokter spesialis gizi klinis Yohan Samudra dari Primaya Hospital Tangerang mengungkapkan bahwa pola hidup dan makan akan sangat membantu Anda agar terlihat awet muda.

“Kunci kulit awet muda itu tergantung pada kolagennya,” ucap Yohan saat peluncuran minuman kolagen Nutriville beberapa waktu lalu.

“Di tubuh manusia itu banyak sekali terdapat kolagen yang berperan untuk membuat kulit jadi kenyal dan kencang. Jika kolagennya turun maka kulit bakal keriput.”

Kolagen mungkin sudah tak asing lagi buat Anda, khususnya wanita.

Namun apa itu kolagen dan fungsinya?

Kolagen merupakan struktur protein utama tubuh. Pada mamalia, protein tubuhnya tersusun atas 25-35 persen kolagen. Kolagen banyak ditemukan pada jaringan ikat misalnya kulit. Maka tak heran jika kolagen selalu dikaitkan dengan kesehatan kulit.

Yohan mengungkapkan bahwa kolagen terdapat pada kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang.

“Kolagen itu dibentuk oleh asam amino glisin, prolisin, dan hidroksiprolin,” ucapnya.

“Strukturnya berbentuk seperti tali tambang, tiga rantai membungkus satu sama lain membentuk heliks dan bersama-sama bergabung membentuk fibril kolagen.”

Kolagen juga berfungsi untuk mempertahankan elastisitas kulit sehingga kulit bakal terasa kencang dan kenyal.

Kolagen memiliki aksi ganda di kulit antara lain menyediakan komponen building blocks untuk kolagen dan elastin. Selain itu kolagen juga mengikat reseptor di fibrolas untuk merangsang sintesis kolagen, elastin, dan asam hialuronat.

Baca Juga :  Wajib Datang ke Jakarta X Beauty, Banyak Promo Menarik

Menurun sesuai usia

Kulit wajah dan tubuh mengendur seiring dengan usianya. Tak cuma itu, fungsi kolagen juga turun seiring usia dan membuat kulit jadi keriput. Namun jika kulit keriput jangan buru-buru menyalahkan usia, karena penuaan dini bisa saja terjadi.

“Aging tidak hanya tua secara usia tapi juga menua meski masih muda.”

“Kulit yang menua terjadi akibat dari penurunan berbagai metabolisme ang berhubungan dengan kuantitas dan kualitas kolagen dan elastion di dermis kulit.”

Ketika kolagen dan elastin berkurang karena berbagai alasan, maka kekenyalan kulit juga baka menurun, berkerut, hilangnya elastisitas, dan berubah warna kulit. Selain itu penuaan juga meningkatkan produksi metallloproteinase matrix, enzim yang menurunkan jumlah serat kolagen.

Yohan menambahkan bahwa setiap tahunnya, kolagen di kulit akan berkurang sekitar 1-1,5 persen. Penurunan ini juga tergantung pada jenis kelamin.

“Kolagen pria lebih cepat turun lantaran gaya hidup, sedangkan pada wanita penurunan tergantung pada hormon,” katanya.

“Pada wanita, hormon estrogen ini sangat berpengaruh. Jika estrogennya turun maka kolagennya juga turun.”

Beberapa faktor penyebab turunnya kondisi kolagen adalah paparan sinar matahari yang tinggi UVA, rokok, sampai polusi. Beberapa tanda kolagen menurun dan kulit tak sehat antara lain kulit keriput, kendur, kusam, dan tak kenyal.

Lalu usia berapa kondisi kulit yang punya kolagen paling prima? Yohan mengungkapkan bahwa usia 20-30 tahun adalah usia paling prima. Setelah usia 30 tahun ke atas, perlahan kolagen juga akan makin turun.

Berdasar hal tersebut, dia pun menyarankan untuk mulai merawat kulit dan kolagen sejak usia 20-an.


Skincare, Suplemen, sampai Minuman berkolagen

BACA HALAMAN BERIKUTNYA