‘Animal Communicator’ dan Cara Berkomunikasi dengan Anabul Kesayangan

Jakarta, c4d-forum.de

Bagaimana cara berkomunikasi dengan kucing? Pertanyaan ini mungkin terdengar naif. Namun, animal communicator punya cara tersendiri buat berkomunikasi, termasuk bernegosiasi dengan kucing.

Yanti Novita Aslim ingat betul dirinya pernah dijahili kucing di awal menggeluti profesi sebagai animal communicator.

“Dia [kucing] bilang owner-nya berantakan sekali. Saya ragu apalagi masih awal-awal baru belajar, kan. Saya sampaikan kemudian owner-nya itu bilang ‘Apa enggak kebalik? Saya malah rapi banget, kucing saya yang berantakin‘,” kenang Yanti saat berbincang dengan CNNIndonesia.com pada Rabu (4/8).

Seperti halnya manusia, kucing juga punya karakter dan perilaku berbeda. Kucing juga punya kemauan atau ekspektasi tersendiri terhadap pemiliknya. Oleh karenanya, perlu ada animal communicator sebagai pihak ketiga dalam komunikasi keduanya.

Yanti menuturkan, animal communicator akan menengahi komunikasi pemilik hewan dan kucingnya. Komunikasi di sini tak hanya soal memberi dan menerima pesan, tetapi juga ada negosiasi.

“Kita, manusia, merasa lebih punya kuasa, kepemilikan, seolah bisa seenaknya menyuruh, memerintah. Ya, kalau trainer di perilaku hewan bisa gitu. Kalau saya [hadir untuk] menengahi sehingga bisa saling memahami,” imbuh perempuan yang juga berprofesi sebagai intuitive tarot reader ini.

Jangan bayangkan cara berkomunikasi dengan kucing akan seperti mengobrol dengan manusia. Yanti berkata, dirinya akan memusatkan perhatian pada foto kucing yang dikirimkan klien dan mencoba menangkap ‘sinyal’ halus yang disampaikan kucing.

Ia mengibaratkan dirinya sebagai radio yang menerima pancaran gelombang frekuensi, lalu menerjemahkannya jadi pesan yang bisa disampaikan ke pemiliknya.

“Saya mengheningkan diri, salah satu caranya itu meditasi untuk menenangkan indera-indera sehingga bisa terima sinyal halus. Saya membayangkan wajah hewannya, lalu lebih bisa melihat gerak-geriknya, mendengarkan [itu secara batin]. Saya membayangkan seolah ada ruangan, ada hewannya, [bisa] ada kita. Semua seperti gambaran, tapi bukan kita yang bikin, itu muncul dengan sendirinya,” jelas Yanti.

Baca Juga :  Mengenal TAT, Metode Pengobatan Holistik yang Didalami Reza Gunawan

Cara berkomunikasi dengan kucing bisa dipelajari




Ilustrasi. Cara berkomunikasi dengan kucing bisa dipelajari. (iStock/Evrymmnt)

Kemampuan berkomunikasi dengan hewan, termasuk kucing, bukan sesuatu yang bersifat bakat atau diturunkan. Anda bisa mempelajarinya.

Yanti juga belajar dari Jasmine Jawie, seorang animal communicator lainnya. Ia membuka workshop daring Intuitive Animal Communication untuk pemula.

Kelas ini telah dibuka Jasmine sejak awal 2021 lalu. Di sini peserta akan dijelaskan mengenai apa itu intuitive animal communication, mengingat kembali intuisi yang dimiliki lalu berlatih dengan hewan milik peserta lain.

“Intuisi bukan hal klenik. Karena setiap makhluk, termasuk seluruh manusia memiliki intuisi, sebagaimana manusia memiliki otot. Hanya saja seiring bertambahnya usia dan peran serta tanggung jawab dalam kehidupan, manusia menjadi lebih mengedepankan logika,” kata Jasmine pada CNNIndonesia.com via pesan teks, Jumat (5/8).

Seperti halnya otot, intuisi yang tidak dilatih bisa dibilang lemah meski tetap ada pada manusia. Sebaliknya, lanjut dia, ketika dilatih, intuisi akan makin kuat.

Intuisi yang terlatih akan kuat sehingga bisa terhubung dengan hewan dan berkomunikasi dengan mereka.

Anda tidak perlu berhadapan langsung dengan hewan, sebab nantinya bisa terhubung dengan energi mereka tanpa terbatas jarak dan waktu. Ini bisa disebut telepati.

“Klien-klien saya pun semuanya menggunakan foto dan video dan tidak perlu bertemu langsung,” imbuhnya.

Jasmine menuturkan, siapa pun bisa belajar cara berkomunikasi dengan kucing maupun hewan-hewan lain. Lagipula, workshop yang dibuat tak bertujuan membuat seseorang menjadi profesional.

Dengan mengikuti workshop dan berlatih, Anda bisa makin memahami hewan kesayangan di rumah.

Syarat mengikuti kelas pun sederhana. Dia berkata Anda perlu terbuka pada hal baru dan mau berlatih.

Simak cerita tentang animal communicator di halaman berikutnya..


Yang Harus Diperhatikan untuk Berkomunikasi dengan Kucing

BACA HALAMAN BERIKUTNYA