Apa yang Dilakukan Jika Bayi Panas Demam?

Jakarta, c4d-forum.de

Orang tua tak perlu buru-buru panik jika bayi mengalami demam. Lantas apa yang dilakukan jika bayi panas demam?

Sama seperti pada orang dewasa, cara menurunkan panas demam pada bayi juga tidak sembarangan.

Hal pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi suhu tubuhnya. Bayi dikatakan demam apabila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius atau lebih.

Selain itu, penyebab demam pada bayi tidak selalu soal infeksi. Bisa juga faktor lain seperti tumbuh gigi, efek imunisasi, suhu ruangan terlalu panas, atau penyakit autoimun.

Cara Menurunkan Panas Demam pada Bayi




Ilustrasi. Ketika bayi panas demam, orang tua perlu memberikan penanganan yang tepat. (istockphoto/Amax Photo)

Ketika si kecil demam, sebaiknya orang tua tetap tenang dan memberikan penanganan yang dibutuhkan supaya suhu tubuh bayi segera kembali normal.

Melansir Healthline, berikut beberapa cara menurunkan panas demam pada bayi sekaligus hal-hal yang sebaiknya dihindari.

1. Pakaian bayi harus nyaman

Yang pertama harus diperhatikan adalah memastikan bahwa pakaian yang digunakan bayi berbahan adem, mudah menyerap keringat, dan tidak tebal.

Pakaian terlalu tebal hanya akan membuat bayi Anda jadi lebih rewel karena kurang nyaman.

2. Turunkan suhu ruangan

Bayi dalam kondisi demam boleh tidur di ruangan ber-AC supaya tetap merasa sejuk. Sebab biasanya saat demam, keadaan bayi cukup gelisah.

Pilih suhu ideal AC antara 25-26 derajat Celcius untuk membuat mereka nyaman dan mencegah dari rasa kepanasan.

3. Asupan cairan wajib terpenuhi

Apabila bayi yang sedang demam tetapi belum memasuki usia makan, sebaiknya berikan ASI yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Sementara jika sudah masuk fase MPASI, selain ASI ibu bisa memberinya susu formula atau air putih yang cukup.

4. Boleh dilap air hangat

Bayi Anda panas demam tapi belum sempat dimandikan? Cara amannya bisa dilap atau sambil berendam air hangat sebentar saja.

Cara ini dapat membantu bayi terasa lebih rileks serta bermanfaat memperlancar pernapasannya.

5. Beri obat penurun panas

Orang tua wajib untuk selalu mengevaluasi suhu tubuh bayi saat demam. Apabila terjadi peningkatan suhu, bahkan muncul gejala menggigil dan lainnya segera konsultasikan pada dokter.

Sampaikan secara mendetail mengenai apa saja yang sudah Anda berikan sebelumnya. Jika dokter meresepkan obat penurun panas, pastikan memberi obat sesuai dosis arahan dokter.

Kesalahan Menangani Demam pada Bayi




ilustrasi ibu stres mengurus bayiIlustrasi. Hindari kesalahan menangani bayi saat mengalami demam. (iStockphoto/SolStock)

Saat merawat bayi dalam kondisi demam, penting juga untuk menghindari hal-hal berikut yang bisa berpotensi memperparah sakitnya.

· Memandikan air dingin

Saat suhu tubuh bayi tinggi, jangan langsung memandikannya dengan air dingin karena bisa membuatnya jadi lebih menggigil.

Paparan suhu tubuh rendah yang secara tiba-tiba dapat menyebabkan pembuluh darah kulit menutup, sehingga panas dari demam akan tetap terkunci di dalam tubuh.

· Langsung diberi obat

Langsung memberikan obat penurun panas pada bayi bukan satu-satunya solusi. Sebaiknya kompres dengan air dingin yang memiliki suhu antara 25-30 derajat Celcius.

Sambil mengompres, tetap pantau terus suhu tubuhnya. Apakah naik atau berangsur turun ke suhu normal.

· Menyelimuti bayi

Hindari menyelimuti bayi dengan kain tebal. Meski bermaksud supaya tubuhnya hangat dan keluar keringat, cara ini sebaiknya tidak dilakukan karena bisa memperburuk keadaan.

Alih-alih menyelimuti bayi, lebih baik memastikan bayi memakai baju berbahan sejuk dan asupan cairan tubuhnya tetap tercukupi.

Itulah beberapa cara sebagai pertolongan pertama pada bayi yang sedang mengalami demam untuk Anca coba.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Viral Video Kucing-kucing Ditembak, Bagaimana Islam Memandangnya?