Apakah Marah Membatalkan Puasa?

Jakarta, c4d-forum.de

Esensi puasa di bulan Ramadan bukan sekedar pelepas dahaga dan lapar seharian. Rakyat Islam juga harus menahan diri dari tindakan tercela seperti kemarahan atau emosi.

Apakah marah membatalkan puasa? Apa nilai puasa orang yang marah dan emosi di sisi Allah SWT?

Ustaz Hilman Fauzi mengatakan emosi dan amarah tidak membatalkan puasa. Namun, amarah bisa mengurangi pahala puasa di sisi Allah. Nilai puasa juga akan berkurang.

“Hukum tidak membatalkan puasa, tetapi mengurangi kesempurnaan pahala puasa,” kata Ustaz Hilman kepada CNNIndonesia.com pada 2020.

Orang yang sedang marah atau emosi saat berpuasa dianjurkan untuk tetap berpuasa hingga tiba waktu berbuka puasa.




Apakah marah membatalkan puasa? Apa nilai puasa orang yang marah dan emosi di sisi Allah SWT? Simak artikel berikut. (Foto: iStock/Andranik Hakobyan)

Hukum yang sama berlaku untuk orang yang memprovokasi kemarahan seseorang. Artinya, membuat orang lain kesal dan marah orang lain dapat mengurangi kesempurnaan puasa di sisi Allah SWT.

Agar nilai puasa tetap sempurna, Hilman menyarankan agar setiap muslim dapat melembutkan hati dan mengendalikan emosi selama berpuasa. Islam adalah agama yang cinta damai, sehingga amarah dan emosi termasuk dalam perbuatan yang tidak berkenan kepada Allah SWT.

Hilman membagikan sejumlah cara agar emosi Anda tidak menjadi marah.

“Bagaimana caranya? Banyak. Sibukkan Ramadhan dengan kegiatan yang tidak memancing emosi, amalkan, lakukan sesuatu yang bermanfaat. Segera ambil wudhu dan shalat sunnah dua rakaat,” kata Hilman.

Diharapkan setelah mampu mengontrol emosi selama berpuasa selama sebulan penuh, seseorang dapat menjaga kelembutannya setelah Ramadhan usai.

Itulah hukum marah saat berpuasa dan nilai puasa bagi orang yang marah di sisi Allah SWT.

(ptj)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  9 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan