Bertakhta 70 Tahun, Ini Rahasia Umur Panjang Ratu Elizabeth II

Jakarta, c4d-forum.de

Ratu Elizabeth II mangkat di usia 96 tahun, setelah 70 tahun bertakhta. Ia jadi pemimpin Kerajaan Inggris yang paling lama berada di posisi tertinggi mengalahkan sang nenek buyut, Ratu Victoria. Apa rahasia umur panjang Ratu Elizabeth II?

Jatuh bangun kondisi kesehatan Sang Ratu selama setahun terakhir tak membuat keanggunannya memudar. Awak media menyoroti keningnya yang tak berkerut, dan tampilan prima dalam tiap kesempatan.

“Dia telah menua dengan sangat baik dan merupakan paradigma kesehatan dan kebugaran,” kata peneliti budaya Inggris Bryan Kozlowski seperti dilansir dari New York Post.

Berikut rahasia umur panjang Ratu Elizabeth II.

1. Olahraga




Kala Ratu Elizabeth II menunggang kuda. (Foto: Getty Images/Max Mumby/Indigo)

Penulis biografi kerajaan, Ingrid Seward, mengatakan Ratu Elizabeth II menganut “olahraga yang masuk akal”. Ratu Elizabeth II memilih bentuk olahraga sederhana misalnya mengajak anjing-anjing corginya jalan-jalan.

Tak hanya anjing, Sang Ratu juga memelihara kuda. Kuda sebenarnya jadi peliharaan yang lumrah di kalangan anggota keluarga kerajaan. Ratu Elizabeth II menunggang kuda secara rutin.

“Dia menunggang kuda setiap hari dan memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya,” kata seorang sumber dari istana seperti dikutip dari Vanity Fair.

2. Sedikit alkohol dan camilan

Menjaga kesehatan bukan berarti benar-benar anti terhadap jenis pangan yang dianggap kurang sehat. Buktinya, Ratu Elizabeth II masih mengizinkan dirinya menikmati camilan dan alkohol. Saat menikmati ritual teh sore, ia menyeruput Darjeeling plus sandwich dan scone.

“Dia akan mengambil sepotong kue terkecil. Seperti yang disarankan oleh ahli gizi, Anda harus memberi diri Anda izin untuk sesekali makan,” kata Kozlowski.

Sementara untuk alkohol, Ratu Elizabeth II dilaporkan menikmati cocktail gin di pagi hari, lalu segelas anggur atau sampanye usai makan siang dan segelas sampanye ditambah dry martini di malam hari.

3. Menu harian yang tak berubah




Britain's Queen Elizabeth II reacts as she looks out during a ceremony to mark her official birthday at Windsor Castle in Windsor, England, Saturday June 13, 2020. Queen Elizabeth II’s birthday is being marked with a smaller ceremony than usual this year, as the annual Trooping the Color parade is canceled amid the coronavirus pandemic. The Queen celebrates her 94th birthday this year. (Toby Melville/Pool via AP)Ratu Elizabeth II punya menu makan harian yang sama. (Foto: AP/Toby Melville)

Barangkali buat orang lain, keragaman adalah kunci sehat. Namun buat Ratu Elizabeth II, kunci sehat adalah menu harian yang tak pernah berubah.

Brian Hoey, penulis ‘At Home with the Queen’, mengatakan Ratu Elizabeth II biasanya menyantap kue dan teh Earl Grey saat bangun tidur. Kemudian menu ini diikuti roti panggang dengan selai jeruk, yogurt dan sirup maple atau sereal untuk sarapan.

Seperti dilansir dari Eat This, Not That!, mantan koki keluarga kerajaan Darren Mcgrady menyebut Sang Ratu menyukai ikan dan sayuran untuk makan siang, teh dan kue untuk camilan, serta ikan dan daging seperti burung pegar, daging rusa atau salmon untuk makan malam.

4. Rajin merawat kulit




Picture taken on 1945 at London showing Princess Elizabeth, the futur Queen Elizabeth II. (Photo by PLANET NEWS / AFP)Ratu Elizabeth II semasa muda. (Foto: PLANET NEWS / AFP)

Meski sudah nenek-nenek dengan banyak cucu dan cicit, kecantikan Ratu Elizabeth II masih terpancar cemerlang. Pangeran Philip pun mengakui hal ini.

Pernah dalam kesempatan pertemuan dengan seorang bangsawan, Pangeran Philip berkelakar bahwa ia tak pernah menyadari betapa indah kulit istrinya. Namun ia buru-buru berkata “Dia memang seperti itu di manapun.”

Kozlowski memastikan Sang Ratu hanya menggunakan produk yang harganya masuk akal bahkan untuk kalangan rakyat jelata. Ia menggunakan produk Cyclax termasuk pelembap Milk of Roses-nya.

Dia pun jarang sekali mengenakan make up dan menghindari paparan sinar matahari langsung sehingga pilihan lokasi liburannya pasti jauh dari Skotlandia yang tropis.

(els/wiw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  7 Tips Jaga Anak dari Ancaman Covid-19 saat Liburan