Biar Tak Insomnia, Sobat Asam Lambung Perlu Tidur dengan Cara Ini

Jakarta, c4d-forum.de

Pengidap gastroesophageal reflux disease (GERD) barangkali sudah terbiasa dengan naiknya asam lambung di malam hari. Kondisi ini kerap bikin seseorang sulit tidur.

Ada beberapa cara tidur buat penderita asam lambung yang perlu diperhatikan. Cara-cara ini dilakukan demi mencegah naiknya asam lambung di malam hari.

Faktanya, asam lambung diketahui lebih ‘agresif’ di malam hari. Dikutip dari laman Sleep Association, ada tiga alasan utamanya.

Pertama, produksi asam lambung diketahui lebih tinggi di malam hari dibandingkan waktu lain. Kedua, seseorang tak akan melakukan aktivitas menelan selama tidur. Ketiga, asam lambung rawan bergerak membalik ke kerongkongan saat tubuh dalam posisi berbaring.

Tidak hanya membuat tidur terganggu, asam lambung yang kambuh akan meningkatkan sejumlah risiko seperti isi perut bisa masuk paru dan gangguan tidur seperti obstructive sleep apnea (OSA).

Cara Tidur buat Penderita Asam Lambung

Orang dengan GERD memang tak bisa tidur dengan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tidur dengan asal-asalan berisiko membuat aliran asam lambung bergerak balik ke atas.

Berikut beberapa cara tidur buat penderita asam lambung yang perlu diperhatikan.

1. Tidur miring ke kiri




Ilustrasi. Tidur miring ke kiri, cara tidur buat penderita asam lambung. (iStockphoto/marchmeena29)

Posisi tidur ini bisa membantu mengurangi asam lambung kambuh saat tidur.

Melansir WebMD, tidur miring ke kanan membuat tubuh perlu melawan gravitasi untuk mengembalikan asam lambung ke perut.

2. Tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi

Pengidap asam lambung tidak disarankan tidur dalam posisi berbaring rata. Posisi ini membuat lambung dan tenggorokan berada dalam posisi sejajar dan rawan kambuh.

Sebaiknya, buat tubuh bagian atas lebih tinggi daripada tubuh bagian bawah.

Anda cukup menyelipkan lebih banyak bantal saat tidur sehingga kepala agak terangkat. Ada pula bantal khusus berbentuk trapesium dan tidak membuat leher sakit.

3. Hindari baju tidur ketat

Demi menghindari asam lambung kambuh, sebaiknya kenakan baju tidur berpotongan longgar. Baju tidur ketat, khususnya di area dekat pinggang, bisa menekan perut dan berisiko memicu asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

4. Pilih menu makan malam yang tepat

Pilihan menu makan malam akan turut memengaruhi peluang asam lambung kambuh. Hindari makanan yang bisa memicu kambuh.

Jenis makanan pemicu asam lambung berbeda-beda pada tiap orang. Namun umumnya berupa cokelat, bawang, makanan berlemak, makanan pedas, dan asam, serta beberapa makanan yang digoreng.

Selain itu, tentukan juga jarak antara waktu makan dan tidur. Usahakan makan malam 2-3 jam sebelum tidur.

Saat lambung belum tuntas dalam mencerna makanan, peluang naiknya asam lambung akan semakin meningkat.

Cara tidur buat penderita asam lambung mungkin terlihat ribet, tetapi diperlukan demi mendapatkan kualitas istirahat yang baik. Kurangnya waktu tidur akan berpengaruh terhadap kesehatan secara menyeluruh.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Desainer Indonesia Desain Jersey Baru Como, Klub Baru Fabregas