Bukan Faktor Estetika, Ini Alasan Jendela Pesawat Berbentuk Oval

Jakarta, c4d-forum.de

Butuh berapa lama untuk kamu menyadari bahwa jendela pesawat bentuknya selalu oval? Lalu, setelah itu muncul pertanyaan, kenapa jendela pesawat selalu berbentuk oval?

Sebenarnya pada 1950-an, pesawat de Havilland Comet milik British Airways memiliki jendela persegi. Namun, pesawat itu jatuh dan menewaskan total 56 orang.

Penyebab kecelakaan pesawat ini memberikan pelajaran sangat penting tentang bentuk jendela pesawat. Bentuk persegi ternyata tidak tepat untuk jendela pesawat.

Seperti dilansir aircraftnerds.com, saat kita naik ke posisi lebih tinggi, tekanan atmosfer menurun, tetapi tekanan udara di dalam pesawat disesuaikan sehingga penumpang bisa merasa nyaman selama penerbangan.

Jadi ini berarti tekanan udara di dalam kabin pesawat lebih tinggi daripada tekanan udara di luar. Oleh karena itu, tekanan udara yang tinggi menerapkan gaya pada badan pesawat ke arah luar, yang menyebabkan tekanan pada badan pesawat.

Dalam kasus jendela persegi, tegangan ini terkonsentrasi di sudut-sudut jendela, di mana tepi jendela persegi bertemu pada sudut 90° menyebabkan kerusakan pada badan pesawat. Juga untuk bentuk lain dengan sudut di dalamnya, gaya akan terkonsentrasi pada sudut.




Ilustrasi jendela pesawat berbentuk oval. (Foto: hxdyl/Thinkstock)

Jadi, kita perlu bentuk jendela pesawat sedemikian rupa sehingga tidak ada sudut. Oval atau lingkaran merupakan bentuk yang tepat. Tapi, jendela berbentuk oval digunakan di pesawat karena memberikan pemandangan-pemandangan yang lebih baik kepada penumpang.

Dalam jendela seperti itu, tegangan didistribusikan secara merata ke seluruh jendela oval atau lingkaran. Jadi, tekanan tidak akan terkonsentrasi pada satu titik. Dan karenanya tidak akan merusak badan pesawat.

Sekarang tahu kan, kenapa jendela pesawat berbentuk oval bukan sekadar karena faktor estetika, melainkan untuk faktor keamanan.

(wiw/wiw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  10 Fakta Menarik Mahkota Ratu Elizabeth II