Bukan Misteri, Ini Alasan Kucing Tak Terjatuh saat Melompat dari Atas

Jakarta, c4d-forum.de

Konon katanya, kucing punya sembilan nyawa. Bukan tanpa alasan kalimat itu muncul, kucing memang dikenal sebagai salah satu hewan dengan kemampuan istimewa.

Pemilik anabul (anak bulu) tentu sudah tak asing lagi dengan keistimewaan kucing satu ini. Saat jatuh dari ketinggian, kucing bisa mendarat dengan santai dan selamat.

Ada alasan kucing tak terjatuh saat melompat dari ketinggian. Alasan ini muncul berkat beberapa kemampuan yang dimiliki tubuh kucing. Berikut diantaranya.

1. Gerak refleks

Salah satunya adalah gerak refleks. Gerak ini membuat kucing mampu mendarat dengan posisi yang tepat saat terjatuh dari ketinggian.

Mengutip berbagai sumber, kemampuan ini disebut juga dengan istilah ‘cat righting reflex’. Kemampuan ini dapat menurunkan risiko cedera saat kucing terjatuh.

Saat terjatuh, kucing secara sadar menggunakan teknik khusus untuk memastikan mereka mendarat dengan aman. Mereka akan melengkungkan punggung dan memutar tubuhnya sampai cakarnya menghadap ke tanah atau permukaan.

Biasanya, refleks ini mulai dikembangkan sejak usia kucing masih dini, yakni pada usia sekitar 6-9 pekan.

2. Teknik ‘parasut’




Ilustrasi. Ada alasan dibalik kucing tak terjatuh saat melompat dari ketinggian. (iStockphoto)

Alasan kucing tak terjatuh saat melompat dari ketinggian lainnya juga dinilai berhubungan dengan apa yang dinamakan sebagai ‘kecepatan terminal’.

Dalam kondisi ini, kucing yang melompat dari ketinggian akan jatuh lebih cepat sampai pada titik tertentu, ketika kecepatan mereka tidak lagi meningkat.

Kecepatan ini disebut juga sebagai ‘kecepatan terminal’, yang bagi seekor kucing adalah sekitar 60 mph (97 km/jam).

Saat kucing tak merasa bertambah cepat saat jatuh, mereka akan menjadi lebih santai dan merentangkan cakarnya secara horizontal. Pada dasarnya, cara ini sama seperti parasut yang mengembang saat dibawa seseorang terjun dari ketinggian.

Teknik yang sama juga dimiliki oleh hewan lain seperti tupai terbang.

3. Mendarat dengan perut

Kucing juga punya teknik lain agar tidak jatuh meski terjun dari ketinggian. Yakni mendarat dengan perut, alih-alih dengan cakarnya.

Menjatuhkan diri ke tanah membuat kucing dapat mendistribusikan kekuatan besar yang menghantam seluruh tubuhnya.

Meski ada segudang alasan yang membuat kucing tak terjatuh saat melompat dari ketinggian, bukan berarti pemilik anabul bisa santai.

Anda tetap disarankan untuk mengecek kondisi kucing kesayangan ke dokter hewan. Dikhawatirkan, kucing mengalami pendarahan internal yang bisa berujung bahaya.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Bikin Bulu Anabul Rontok, Apa Itu Ringworm?