Bulan Kitab Suci Nasional 2022, Allah sebagai Sumber Harapan Manusia

Jakarta, c4d-forum.de

Umat Katolik memperingati Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) setiap September tiap tahunnya. Umat dianjurkan untuk semakin dekat dan mengenal Allah lewat membaca kitab suci di Bulan Kitab Suci Nasional 2022.

Gagasan untuk tekun membaca kitab suci berawal dari Dei Verbum, salah satu dokumen yang dihasilkan Konsili Vatikan II (1962-1965). Dokumen ini berbicara tentang kitab suci. Para bapa konsili pun menganjurkan agar jalan masuk menuju kitab suci dibuka selebar-lebarnya.

Ajakan untuk membaca kitab suci lebih tekun pun menular. Di Indonesia, gereja Katolik bekerja sama dengan Lembaga Alkitab Indonesia untuk menerjemahkan kitab suci ke bahasa Indonesia.

Upaya ini belum membuat umat tertarik membaca kitab suci. Kemudian Lembaga Biblika Indonesia (LBI, lembaga milik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) berinisiatif mencanangkan Hari Minggu Kitab Suci (HMKS) secara nasional.

HMKS diperingati dengan memilih Minggu tertentu untuk menyelenggarakan ibadah khusus dan kegiatan seputar kitab suci.

Pada sidang KWI 1977, HMKS ditetapkan pada Minggu pertama September. Kemudian pada perkembangannya, satu Minggu dirasa kurang sebab antusiasme umat makin tinggi sehingga September dijadikan Bulan Kitab Suci Nasional.

Bulan Kitab Suci Nasional 2022 mengambil tema ‘Allah Sumber Harapan Hidup Baru’. Tema ini diperkuat dengan kutipan ayat ‘Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup’ (Am. 5:6).

R.P. Albertus Purnomo, OFM, Ketua LBI, menyebut dewas pimpinan LBI mengangkat tema ini dengan mempertimbangkan tren situasi aktual sekarang. Kecemasan, ketakutan akan pandemi mulai mereda, aktivitas sosial dan ekonomi perlahan bangkit.

Akan tetapi, lanjut dia, persoalan dunia tidak pernah berhenti. Pandemi memang mulai teratasi tetapi dunia kembali dikejutkan dengan perang di Ukraina.

Baca Juga :  Renungan Harian Katolik Hari ini, Senin 23 Mei 2022: Buka Hati

“Bulan Kitab Suci Nasional 2022 mengajak kita sebagai umat gereja Katolik di Indonesia untuk merenungkan kembali sosok Allah sebagai sumber harapan hidup baru bagi orang beriman,” kata Albertus dalam kata pengantarnya di buku BKSN 2022.

Tahun ini, BKSN khusus mengambil teks-teks inspiratif dari kitab Amos dan Hosea. Dua nabi ini berkarya sekitar pertengahan abad 8 SM. Sementara itu, selama sebulan lingkungan atau komunitas akan menyelenggarakan renungan bersama dengan empat subtema berbeda setiap minggu.

Keempat subtema tersebut adalah hidup keagamaan yang sejati, hidup yang adil, hidup yang berdasar kasih setia Allah, dan hidup yang penuh dengan kerahiman Allah.

Kini saatnya membuka kembali kitab suci yang lama terbengkalai di rak buku dan memahami hidup baru seperti yang Allah harapkan di Bulan Kitab Suci Nasional 2022.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]