Demi Hemat Listrik, Lampu Menara Eiffel Akan Dimatikan Lebih Awal

Jakarta, c4d-forum.de

Lampu Menara Eiffel di Kota Paris, Perancis, akan dimatikan lebih awal demi menghemat listrik. Keputusan ini diambil sebagai imbas perang Rusia-Ukraina di mana krisis energi di Eropa makin parah.

Pada Selasa (13/9), Walikota Paris Anne Hidalgo mengumumkan bahwa lampu menara Eiffel akan dimatikan satu jam lebih awal mulai 23 September 2022. Lampu yang biasanya menyala hingga pukul 1 pagi akan dimatikan pada 23.45 atau setelah pengunjung terakhir beranjak.

Prancis dan negara-negara Eropa lain menghadapi risiko kekurangan listrik, penjatahan dan pemadaman saat permintaan energi melonjak di musim dingin. Rusia telah mengurangi pasokan gas alam ke beberapa negara yang memilih memberi dukungan ke Ukraina.

Harga gas dan listrik pun meroket dan memaksa negara-negara mengencangkan ikat pinggang. “Ini simbolis, tetapi langkah penting,” kata Hidalgo seperti dikutip dari AP.

Dia menepis kabar bahwa langkah ini merupakan implementasi dari target penghematan energi yang dicanangkan Presiden Emmanuel Macron. Pada Juli lalu, Macron menetapkan penghematan energi hingga 10 persen sebagai bagian dari “rencana ketenangan” nasional untuk menghemat energi.

Kendati lampu Menara Eiffel mati, lampu jalan akan tetap menyala di seberang Paris. Begitu juga dengan lampu jembatan di atas sungai Seine, bakal tetap dinyalakan karena alasan keamanan.




Lampu Menara Eiffel saat menyala. (Foto: CNN)

Menara Eiffel bukan satu-satunya ikon negara Perancis yang terdampak krisis. Menara Saint-Jacques dan balai kota juga akan mematikan lampu lebih awal di pukul 10 malam waktu setempat.

Sementara itu, Hidalgo juga menekan pemerintah untuk melakukan penyesuaian pencahayaan di sejumlah bangunan seperti Pantheon dan Arc de Triomphe.

Langkah penghematan energi ini merambah ke ranah pemanas gedung. Pemanas gedung memang akan menyala selama sebulan penuh dari pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2022.

Namun rencananya, suhu gedung-gedung publik diturunkan 1 derajat dari 19 ke 18 derajat Celcius selama jam kantor, sedangkan setelah jam kantor dan akhir pekan diatur menjadi 16 derajat Celcius.

(els/wiw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Kisah Abdullah, ayah Nabi Muhammad yang hampir dikorbankan