Dua Tahun Absen, Festival Indonesia di Belanda Digelar Lagi

Jakarta, c4d-forum.de

Pameran produk, kuliner, dan seni budaya Indonesia Tong Tong Fair (TTF) kembali digelar di Den Haag, Belanda pada 1-11 September 2022.

Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Mayerfas mengungkapkan pameran yang digelar sejak 1959 tahun ini sempat absen selama dua tahun karena pandemi covid-19.

Meski bertemakan Indonesia, kegiatan ini sebenarnya diisiasi oleh warga Belanda melalui Yayasan Tong Tong.

“Orang-orang Belanda yang lama di Indonesia sangat paham dengan pasar malam di mana ia bisa belanja, ngobrol, ada musik. Itu kan kita sekali,” ujar Mayerfas saat ditemui di TTF di Lapangan Malieveld, Den Haag, Belanda.

Setiap tahun, pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 80 ribu orang pengunjung yang mayoritas oleh warga keturunan Indo-Belanda.

Pengunjung bisa membeli berbagai macam produk mulai dari busana hingga kerajinan tangan.

Lalu mencicipi kuliner khas Indonesia dan menikmati pertunjukan seni tari dan musik dari Indonesia.

Jangan heran, apabila melihat antrean panjang warga lokal hanya untuk membeli segelas cendol atau sepiring sate ayam di pameran ini.

Tahun ini, penyanyi Anggun C. Sasmi dan Andre Hehanusa turut memeriahkan Tong Tong Fair. Mereka membawakan sejumlah lagu populer yang disambut meriah oleh ribuan pengunjung di depan panggung.

“Mereka makan, duduk, ngobrol dan ini mereka datang dari seluruh Eropa, utamanya Belanda,” ujarnya.

Setiap penyelenggaraan TTF, nilai transaksi perdagangan ritel bisa menembus 4,8 juta euro atau sekitar Rp71,1 miilar. Artinya potensi produk Indonesia cukup besar di Belanda.




Foto: c4d-forum.de/Safyra Primadhyta
Suasana Tong Tong Fair 2022 yang digelar di Lapangan Malieveld, Den Haag, Belanda pada 1-11 September 2022.

Kementerian BUMN juga berpartisipasi dengan membuka Paviliun Roemah BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut Tong-Tong Fair menjadi saran yang efektif dalam promosi produk Indonesia di Belanda dan Eropa.

Menurut Erick, Tong Tong Fair dapat menghubungkan kerja sama dan promosi budaya melalui people to people antara pelaku UMKM Indonesia dengan warga Belanda dan Eropa.

“Senang bagaimana Tong Tong Fair yang sudah berjalan selama 62 tahun ini dapat menghubungkan people to people, tidak B to B atau G to G, tapi people to people disatukan dan terbukti dalam 11 hari bisa lebih dari 80 ribu pengunjung,” ujarnya.

Paviliun Roemah BUMN menghadirkan lebih dari 500 komoditas unggulan 57 UMKM binaan BUMN di lokasi penyelenggaraan Tong Tong Fair 2022.

Beberapa komoditas itu di antaranya busana, kerajinan tangan dan aksesoris.

“Kita terus mendukung ini bukan hanya jadi satu kegiatan saat ini saja, melainkan juga harus kita dorong ini menjadi sebuah program yang berkelanjutan,” kata Erick.

Secara terpisah, Direktur Hubungan Antarlembaga PT Bank Mandiri Tbk Rohan Hafas mengungkapkan Roemah BUMN merupakan satu ekosistem terintegrasi dari mulai produksi hingga distribusi.

Keikutsertaan BUMN dengan memborong produk UMKM pada pameran ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo agar membawa UMKM go global.

“Sekarang kan era digitalisasi, ini etalasenya, di situ ada QR code, pengunjung bisa browsing banyak produk dari UMKM terkait dan mendapatkan informasi mengenai pengiriman. Sudah satu paket,” ujarnya.

(sfr/chs)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Kasus HIV di Indonesia Capai 519 Ribu per Juni 2022, Jakarta Terbanyak