Heboh Fetish Ibu Hamil di Media Sosial, Kok Bisa?

Jakarta, c4d-forum.de

Media sosial dihebohkan dengan netizen yang fetish ibu hamil. Psikolog menuturkan bahwa sebenarnya fetish itu sesuatu yang normal. Namun fetish juga bisa mengarah ke gangguan kesehatan mental.

Setelah kasus Gilang ‘bungkus’, kali ini heboh fetish ibu hamil. Seorang pengguna media sosial Twitter membagikan tangkapan layar berisi curhat netizen yang terangsang setelah melihat dan memegang perut ibu hamil. Sontak saja hal ini menuai rasa cemas netizen apalagi yang sedang hamil.

Menurut psikolog klinis Marissa Meditania, fetish sebenarnya hal yang wajar. Fetish berarti ada sensasi terangsang ketika melihat objek non-seksual.

“Paling umum melihat bagian tubuh pasangan misalnya, leher, tangan, kaki, punggung dan benda di luar tubuh kayak kaos kaki, sepatu, dan lainnya. Hal ini jadi enggak sehat, jadi gangguan, kalau terpaku pada objek itu terus-terusan,” kata Marissa saat dihubungi CNNIndonesia.com via pesan singkat, beberapa waktu lalu.

Fetish yang sudah termasuk masalah kesehatan mental ketika seseorang harus melihat objek non-seksual tertentu baru merasa terangsang. Dalam kasus fetish ibu hamil, berarti orang ini harus melihat atau menyentuh perut ibu hamil baru merasakan rangsangan.

Marissa berkata hal ini jelas berbeda dengan fetish dalam ranah wajar. Dia memberikan contoh seseorang terangsang melihat sang istri yang sedang hamil. Namun saat istri sudah melahirkan pun, orang ini tetap terangsang dan bisa melakukan aktivitas seksual dengannya.

“Kalau ini, dia klaimnya setiap ada ibu hamil ya. Ini dia terpaku, mengulang-ulang, itu sudah mulai gangguan dan merujuk dari DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder), buku diagnostik kami, itu terjadi minimal setidaknya enam bulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mencari Pembuat Pizza Terbaik di Amerika

Kenapa ya seseorang bisa mengalami gangguan fetish?

Hingga kini, kata Marissa, penyebab gangguan fetish belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa kemungkinan atau faktor termasuk faktor biologis dan perilaku.

“Dia pernah terangsang sekali lihat ibu hamil, akhirnya dia obsesif dan selalu melihat ibu hamil, jadi gangguan karena terpaku pada objek tersebut. Ada keharusan lihat ibu hamil dulu baru arousal (terangsang),” imbuhnya.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]