Jam Paling Aman Buat Berjemur Agar Imun Kuat Tanpa Risiko Kanker Kulit

Jakarta, c4d-forum.de

Berjemur untuk mendapatkan vitamin D sangat dibutuhkan tubuh. Namun, berjemur vitamin D jam berapa sebaiknya?

Vitamin D adalah vitamin unik yang dibutuhkan oleh tubuh kita, yang sumber ekstraksi terbaiknya ternyata adalah matahari.

Vitamin ini terbuat dari kolesterol di kulit Anda saat terkena sinar matahari. Itulah alasan mengapa mendapatkan sinar matahari yang cukup penting untuk menjaga kadar vitamin D yang optimal dalam tubuh.

Melansir Times of India, vitamin D juga dikenal sebagai vitamin sinar matahari, memainkan peran penting dalam menjalankan fungsi penting tubuh Anda.

Vitamin D membantu sel-sel di usus untuk menyerap kalsium dan fosfor, yang penting untuk menjaga tulang yang kuat dan sehat. Kadar vitamin D yang rendah dalam tubuh sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti osteoporosis, kanker, depresi, dan kelemahan otot.

Waktu Yang Tepat untuk Berjemur

Akan tetapi berjemur vitamin d jam berapa idealnya?

Dokter gizi Yohan Samudra mengungkapkan bahwa berjemur untuk mendapatkan vitamin D cukup tricky.

“Yang Anda butuhkan untuk imun tubuh itu sinar UV-B, tapi saat berjemur UV A-nya ikut. UV A itu yang bisa menyebabkan kanker kulit,” ucapnya saat diskusi Media bersama Nutriville di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yohan mengungkapkan bahwa berjemur untuk mendapatkan vitamin D sebaiknya dilakukan antara pukul 9-10 pagi. Yohan mengungkapkan bahwa kandungan ultraviolet yang dibutuhkan tubuh adalah UV B.

“Sinar UV itu mengandung UV A, UV B, dan UV C, namun kadar tiap jam itu berbeda-beda. Ada jam tertentu yang UV A lebih tinggi dari UV B dan sebaliknya,” kata dokter spesialis gizi klinik, Yohan Samudra saat peluncuran minuman Kolagen, Nutriville di Jakarta.

Baca Juga :  Jangan Salah, Ada 3 Gejala Omicron yang Paling Sering Dialami Anak

Yohan mengungkapkan bahwa kandungan ultraviolet yang dibutuhkan tubuh adalah UV B.

Jadi berjemur vitamin D jam berapa? 

“Jadi kalau mau berjemur sebaiknya jam 9-10 pagi selama 15-20 menit.”

Hanya saja, kata dia, di jam tersebut kandungan UV A masih rendah dan UV B lebih tinggi.

“Di jam setelah itu, kandungan UV A jauh lebih tinggi. UV A ini akan menyebabkan kulit jadi cepat keriput atau kanker kulit. Hal ini terjadi karena kandungan kolagen dalam kulit turun.”

Berjemur minimal 10 menit dan maksimal 30 menit sangat ideal untuk menyerap vitamin D yang cukup. Siang hari juga merupakan waktu teraman untuk mendapatkan vitamin D karena memaparkan kulit di bawah sinar matahari setelah tengah hari dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kanker.




Foto: Istockphoto/bymuratdeniz
Ilustrasi berjemur

Kiat Aman Berjemur untuk Mencegah Kanker

Melansir Healthline, berikut kiat aman untuk berjemur demi mendapatkan vitamin D yang optimal tanpa memicu kanker kulit.

1. Pakai tabir surya dengan SPF 30 atau lebih dan aplikasikan ke kulit 15 menit sebelum pergi keluar. Pastikan Anda memakai tabir surya di seluruh tubuh Anda dengan setidaknya sebanyak 1 ons tabir surya atau sebesar bola golf.

2. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya di bagian atas kepala jika tidak dilindungi oleh rambut. Pakaikan juga tabir surya ke tangan, kaki, dan bibir Anda.

3. Hindari menggunakan tanning bed. Selain berbahaya, penggunaan tanning bed hampir tidak mengandung sinar UVB untuk merangsang produksi vitamin D.

4. Beristirahatlah di tempat teduh saat mulai merasa kepanasan.

5. Minumlah air jika Anda menghabiskan waktu yang lama di bawah sinar matahari.

6. Makan tomat yang mengandung likopen dalam jumlah besar. Menurut penelitian, tomat dapat membantu mencegah kemerahan pada kulit akibat sinar UV. 

Jadi Anda mau berjemur vitamin D jam berapa? 




Gif banner Allo BankFoto: Dok. Allo Bank

(del/chs)

[Gambas:Video CNN]