Kadang Bikin Berisik, Mengapa Kucing Mengeong Tanpa Henti?

Jakarta, c4d-forum.de

Mengeong merupakan salah satu cara kucing dalam berkomunikasi. Tapi, mengapa sering kali kucing mengeong tanpa henti?

Pada dasarnya, alasan kucing mengeong akan berubah seiring bertambahnya usia. Anak kucing akan mengeong saat mereka lapar, kedinginan, atau ketakutan.

Saat bertambah tua, kucing akan menggunakan suara lain seperti melolong, mendesis, dan menggeram untuk berkomunikasi dengan satu sama lain.

Menurut dokter hewan Rili Wahyu Aji, biasanya ada perubahan pada kebiasaan kucing yang jarang mengeong menjadi lebih sering untuk memberi tahu pemiliknya bahwa dirinya tengah merasa tidak nyaman.

“Misalnya, sudah waktunya makan. Ketika owner masih sibuk, dia akan minta. Untuk jam-jam teratur, ada yang enggak nyaman dirasain sama kucing,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi, Kamis (4/8).

Selain itu, alasan mengapa kucing mengeong tanpa henti juga bisa menandakan adanya rasa tidak nyaman yang dirasakan si anabul. Atau, bisa jadi si anabul sedang sakit.

“Biasanya, sih, kalau yang ke arah gangguan urinari, dia ingin buang air tapi sulit, pasti mengeong,” katanya.

Jika kucing mengeong terus, Rili menganjurkan Anda untuk mengangkat si anabul dan mengecek seluruh tubuhnya. Cari tahu jika ada perubahan kondisi fisik seperti luka atau pincang.

Namun, Anda juga perlu tahu, ada beberapa kondisi tertentu yang dianggap normal bagi kucing untuk mengeong tanpa henti. Bisa jadi si anabul tengah berada di musim kawin atau sedang birahi.

“Itu bisa berlangsung sampai beberapa hari sampai seminggu. Khususnya di betina karena betina itu ada fasenya dimana dia hormon estrogen naik jadi dia akan mencari jantan,” ujar Rili.

Baca Juga :  Daftar Negara Doyan Makan Mi Instan, Indonesia Urutan Berapa?

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]