Kemenkes Sebut Pneumonia Misterius Argentina Sudah Pernah Ada di RI

Jakarta, c4d-forum.de

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut penyakit pneumonia misterius yang baru-baru ini ditemukan di Argentina dan dikaitkan dengan bakteri Legionella sudah pernah teridentifikasi di Indonesia pada 26 tahun silam.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan penyakit itu ditemukan di sejumlah kota Indonesia. Penyakit dengan bakteri Legionella menurutnya pertama kali ditemukan di Philadelpia, Amerika Serikat pada 1976, dengan jumlah kasus 182 dan kematian 29 orang.

“Indonesia sudah pernah ada kasusnya, pertama di Bali tahun 1996 dan di Karawaci Tangerang 1999, dan kota lainnya,” kata Maxi saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (5/9).

Kemenkes, kata dia, juga telah mengeluarkan Kepmenkes RI Nomor 1538/Menkes/SK/XI/2003 tentang Standar Pengelolaan Spesimen Legionella. Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa berdasarkan hasil survei tahun 2001 pada air menara sistem pendingin di hotel-hotel yang ada di DKI Jakarta dan Denpasar, Bali.

Ditemukan hampir 20 persen dari petugas pengelola air menara sistem pendingin tersebut pernah terekspos bakteri Legionella berdasarkan hasil pemeriksaan darah di laboratorium.

Bakteri Legionella, lanjut Kemenkes, biasa hidup di air laut, air tawar, sungai, lumpur, danau, mata air panas, genangan air bersih, air menara sistem pendingin di gedung bertingkat, hotel, spa, pemandian air panas, endapan, jamur, karat, kerak, debu, kotoran atau benda asing lainnya hingga peralatan rawat di rumah sakit seperti alat bantu pernapasan.

“Sudah ada Kepmenkesnya tentang penyakit new emerging,” ujar Maxi.

Pemerintah Argentina baru-baru ini melaporkan empat kasus kematian akibat pneumonia misterius pada Sabtu (3/9) waktu setempat. Empat kematian tersebut terjadi di salah satu rumah sakit di Kota San Miguel, Provinsi Tucuman. Mereka diketahui terinfeksi bakteri paru-paru yang sangat langka.

Baca Juga :  7 Penyebab Kolesterol Mudah Naik, Hati-hati Perlu Konsultasi

Menteri Kesehatan Argentina Carla Vizzoti mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan penyebab infeksi. Mengutip AFP, bakteri Legionella ditemukan sebagai penyebab utama pada pneumonia misterius yang menyerang beberapa warga di negaranya.

Penyakit ini telah dikaitkan dengan air yang terkontaminasi dan sistem pendingin udara yang tidak bersih. Saat wabah pertama kali ditemukan, dokter sempat menguji pasien dengan tes Covid-19 dan Hantavirus.

Namun, hasil tes yang negatif membuat pemerintah mengirimkan sampel penyakit ke Institut Malbran di Buenos Aires. Hasil penelitian laboratorium menemukan bakteri Legionella sebagai penyebabnya.

(khr/chs)

[Gambas:Video CNN]