Memahami Non-biner, Meyakini Diri Bukan Pria atau Wanita

Jakarta, c4d-forum.de

Istilah non-biner tengah jadi perbincangan. Gara-garanya sebuah video viral seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin yang menolak menyebut identitas gendernya.

Mahasiswa ini mengaku sebagai non-biner. Pengakuannya menimbulkan pro dan kontra. Ada yang mendukung, tapi tidak sedikit yang mencemooh.

Mahasiswa itu disebut tak bisa menempatkan diri di tengah kultur Indonesia yang sebagian besar masih mengelompokkan gender sebagai pria dan wanita.

Memangnya, apa itu non-biner sampai harus menimbulkan pro dan kontra? Lantas siapa sebenarnya yang berhak menyandang predikat sebagai non-biner? Apakah sama dengan transgender?

Pengertian non-biner

Non-biner merupakan istilah untuk seseorang yang tidak mengidentifikasi dirinya secara eksklusif sebagai pria atau wanita. Sebaliknya, orang non-biner dapat menentukan identitas dan pengalaman gender mereka di luar istilah biner ini.

Mengutip Medical News Today, beberapa penelitian menyatakan bahwa konsep non-biner berakar pada gagasan bahwa identitas gender berada pada spektrum daripada menjadi oposisi biner. Seseorang mungkin mengidentifikasi dirinya di seberang, atau bahkan di luar spektrum ini.

Non-biner menjadi salah satu identitas gender yang dikenal di tengah masyarakat. Identitas gender sendiri merupakan perasaan internal seseorang tentang diri sendiri, baik sebagai wanita, pria, atau orang di luar biner.

Gender di sini juga berbeda dengan jenis kelamin dan orientasi seksual. Jenis kelamin mengacu pada kondisi biologis seseorang, seperti anatomi tubuh. Orientasi seksual mengacu pada minat seseorang pada orang lain, baik dengan jenis gender yang sama atau berbeda. Sementara gender adalah istilah yang dibangun secara sosial, budaya, dan lingkungan.

Beda non-biner dan transgender




Ilustrasi. Non-biner adalah istilah yang mengacu pada seseorang yang tidak mengidentifikasikan dirinya sebagai pria atau wanita. (Istockphoto/itakdalee)

Non-biner adalah istilah umum yang menggambarkan identitas gender yang tidak eksklusif laki-laki atau perempuan. Sementara transgender mengacu pada seseorang yang tidak mengidentifikasi diri dengan jenis kelamin mereka yang ditetapkan saat lahir.

Misalnya, beberapa orang yang non-biner mengidentifikasi diri sebagai transgender. Tetapi yang lain mungkin masih mengidentifikasi dengan jenis kelamin yang ditetapkan pada saat lahir untuk mendapatkan gelar.

Jadi, non-biner pada dasarnya bukan transgender. Sebab, tidak semua transgender mendefinisikan dirinya tidak berada pada posisi sebagai pria atau wanita.

Simak penjelasan mengenai non-biner selengkapnya di halaman berikutnya..


Jenis Non-biner dan Diskriminasi yang Dihadapi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Baca Juga :  Gejala Omicron BA 4 dan BA 5 Paling Umum, Keringat saat Malam