Mengapa Bau Bensin Rasanya Bikin Nagih?

Jakarta, c4d-forum.de

Di balik gonjang-ganjing harga Pertalite naik, ada satu fakta menarik yang ditemukan tentang bensin. Beberapa orang faktanya menyukai bau besin.

Pertanyaannya kemudian, mengapa bau bensin bisa terasa enak? Mungkin Anda perlu menyimak alasan ilmiahnya berikut ini.

Seperti dikutip dari Discover Magazine, bensin sebenarnya merupakan ‘cocktail‘ kimia dengan begitu banyak komponen termasuk pelumas, zat anti karat, dan hidrokarbon. Dari sekian banyak komponen, benzena adalah salah satu komponen yang bertanggung jawab akan bau bensin.

Benzena ditambahkan pada bensin untuk meningkatkan tingkat oktan sehingga kinerja mesin meningkat dan penggunaan bahan bakar lebih efisien. Jika digambarkan, benzena berbau manis alami dan bisa langsung ditangkap hidung.

Tenang saja, menyukai bau benzena bukan hal yang aneh, kok.

Sepanjang 1800-an sampai 1900-an, benzena ditambahkan pada cairan aftershave dan douche untuk memberikan aroma manis. Benzena pun digunakan untuk pelarut kopi tanpa kafein.

Namun, praktik ini tidak bertahan lama sebab benzena dikenal sebagai karsinogen dan berbahaya jika terhirup atau terpapar dalam jangka panjang.

Lantas, apakah menghirup aroma bensin di SPBU bisa memicu gangguan kesehatan?

Pada dasarnya, bensin memang menyimpan senyawa berbahaya. Namun, Anda tak perlu khawatir, sebab semua senyawa pada bensin berada pada konsentrasi kecil dan terkontrol hingga tidak berbahaya.

Mengutip Science ABC, kandungan benzena pada bensin hanya sekitar 1 persen.

Meski jumlahnya rendah, namun aromanya masih bisa tercium dan membuat beberapa orang merasa senang.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  15 Ucapan Hari Anak Nasional 2022 yang Bijak dan Menyentuh