Mengenal Boyzilian, Metode Brazilian Wax untuk Pria

Jakarta, c4d-forum.de

Brazilian wax atau metode menghilangkan rambut di seluruh area genital banyak dikenal dan digunakan oleh para wanita. Namun, tahukah Anda dengan boyzilian?

Boyzilian merupakan metode Brazilian wax yang dapat dilakukan oleh kaum pria. Melansir Byrdie, boyzilian umumnya sama dengan brazilian wax. Metode ini sama-sama membersihkan secara menyeluruh rambut di area genital.

Berikut penjelasan mengenai boyzilian.

Manfaat Boyzilian

Waxing atau mencukur rambut dengan lilin umumnya dilakukan untuk estetika atau mendapatkan kepuasan psikologis.

Seorang ahli estetika dari J Sisters Brazilian, Lulu, mengatakan bahwa pria melakukan boyzilian salah satunya demi tujuan kesehatan.

“Pria mempertimbangkan melakukan layanan ini terutama untuk tujuan higienis. Karena rasanya sangat bersih,” kata Lulu.

Sementara itu, ahli kecantikan dan pemilik face to Face Day Spa, Enrico Ramirez, mengungkapkan alasan pria melakukan boyzilian yaitu ingin merasa percaya diri, terutama demi mendapatkan daya tarik seks yang kemungkinan mereka peroleh.

“(Pria) juga melakukan boyzilan untuk estetika. Para pria saat ini ingin merasa percaya diri.”

Beberapa manfaat lain yang dapat diperoleh dari boyzilian, yaitu menghaluskan kulit, menonjolkan bagian intim, mempermudah dalam membersihkan dan melembabkan kulit, serta mendinginkan area vital kala musim panas.

Cara Melakukan Boyzilian

Secara umum, bila ingin melakukan boyzilian seseorang tidak diperkenankan mencukur habis area yang akan di-waxing. Sebab, rambut yang terlalu pendek akan menyulitkan lilin mencabut hingga ke akar.

“Jika terlalu pendek, waxing mungkin tidak bisa mencabut rambut dan menariknya dari akar,” kata Lulu.

“Ini dapat menyebabkan iritasi. (Oleh sebab itu) rambut harus memiliki panjang yang tepat untuk dapat di-wax,” lanjut dia.

Baca Juga :  Belgia, Italia, Perancis, sampai Kanada 'Terinfeksi' Cacar Monyet

Lebih lanjut, Lulu juga mengatakan bahwa pria perlu memastikan tak ada lagi minyak, lotion, maupun krim dari area yang akan di-waxing. Hal itu karena lotion dan lain-lain akan menghambat efektivitas perawatan.

“Sebelum waxing, cobalah untuk menghilangkan lotion atau apapun. Jika klien tidak sempat melakukannya, kami dapat membantu menghilangkan lotion, krim, dan kotoran menggunakan produk kami,” ujar Lulu.

Tips lain, menurut Ramirez, dapat dilakukan dengan mandi dan memastikan tubuh dalam kondisi bersih.

“Pastikan Anda mandi dan bersih,” kata Ramirez.

Namun, perlu diperhatikan, orang yang menggunakan Retin-A atau Accutane tidak begitu direkomendasikan melakukan boyzilian. Sebab, mereka cenderung memiliki kulit yang lebih sensitif dibandingkan yang lainnya.

Apabila Anda sedang menjalani pengobatan ini atau mengalami peningkatan sensitivitas lainnya dan ingin melakukan metode ini, berkonsultasilah terlebih dulu dengan profesional untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Perawatan Setelah Boyzilian

Kedua ahli menyatakan bahwa efek dari boyzilian sangat minim. Namun, mereka tetap merekomendasikan agar melakukan tindakan pencegahan setelah melakukan boyzilian.

Menurut Ramirez, perawatan terbaik usai menjalani metode ini yaitu dengan membatasi aktivitas. Mereka yang telah melakukan boyzilian tidak disarankan untuk berolahraga maupun melakukan aktivitas berat lainnya.

“Saya selalu merekomendasikan untuk tidak berolahraga atau beraktivitas keras apapun untuk menjaga kulit tetap kering dan sejuk selama 24 jam pertama. Setelah itu, Anda dapat kembali melakukan rutinitas normal,” kata Ramirez.

Sementara itu, menurut Lulu, ada baiknya bila menggunakan salep A&D di sekitar area yang telah di-waxing. Salep akan membantu Anda untuk melindungi kulit tetap kering.

“Selama 24 jam pertama pasca waxing, oleskan salep antibiotik untuk menjaga kulit tetap bersih dan menghindari infeksi apapun karena pori-pori saat itu terbuka lebar sehingga mudah masuk bakteri,” kata Ramirez, senada dengan Lulu.

Baca Juga :  Resep Praktis untuk Buka Puasa: Es Timun Suri

(blq/isn)

[Gambas:Video CNN]