Mengenal Mastitis, Infeksi Jaringan Payudara Yang Dialami Ria Ricis

Jakarta, c4d-forum.de

Ria Ricis mengaku mengalami mastitis atau infeksi jaringan payudara saat menyusui anak pertamanya, Moana. Pengakuan mastitis Ria Ricis ini disampaikan melalui akun YouTubenya.

Apa sebenarnya mastitis seperti yang dialami Ria Ricis?

Mastitis merupakan peradangan jaringan payudara. Terkadang peradangan ini juga melibatkan infeksi hingga menyebabkan nyeri payudara, pembengkakan, dan kemerahan.

Bukan hanya itu, saat mengalami kondisi ini Anda juga mungkin mengalami demam dengan tubuh menggigil kedinginan.

Siapa saja yang bisa mengalami mastitis ini?

Melansir Mayo Clinic, kondisi ini paling sering menyerang wanita yang sedang menyusui atau dikenal juga dengan istilah mastitis laktasi. Walau demikian wanita yang tidak sedang menyusui juga bisa mengalami mastitis, bahkan pada beberapa kasus pria juga bisa mengalaminya.

Mastitis Ria Ricis bisa dikatakan sebagai mastitis laktasi. Hal ini dapat menyebabkan Anda merasa lelah, sehingga sulit untuk merawat bayi. Kadang-kadang mastitis juga membuat seorang ibu menyapih bayinya sebelum dia berniat untuk menyapih.

Mengutip NHS, mastitis juga biasanya hanya menyerang satu payudara. Beberapa gejala yang biasanya muncul meliputi;

– Bengkak di sekitar payudara disertai rasa panas dan nyeri saat disentuh
– Benjolan payudara berbentuk baji atau area keras di payudara Anda
– Rasa sakit yang membakar di payudara yang mungkin konstan atau hanya saat Anda menyusui
– Keluarnya cairan dari puting susu, yang mungkin berwarna putih atau mengandung garis-garis darah
– Flu, demam dan kelelahan

Apa penyebab mastitis?

Mengutip Cleveland Clinic, mastitis terjadi ketika bakteri yang ditemukan pada kulit atau air liur memasuki jaringan payudara. Bakteri ini masuk ke saluran susu atau retakan di kulit.

Baca Juga :  VIDEO: Kekuatan Social Saving

Saluran susu adalah bagian dari anatomi payudara yang membawa susu ke puting. Semua jenis kelamin memiliki saluran susu dan bisa terkena mastitis.

Infeksi juga terjadi ketika ASI kembali keluar karena saluran yang tersumbat atau teknik menyusui yang bermasalah. Bakteri tumbuh di dalam susu yang tergenang. Faktor-faktor ini meningkatkan risiko ibu menyusui terkena mastitis.




Foto: Dok. Allo Bank

Agar Anda tidak terkena mastitis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni sebagai berikut;

– Beri jeda setelah menyusui
– Jangan memakai bantalan menyusui atau bra ketat yang membuat puting lembab.
– Susui bayi di satu sisi, biarkan payudara kosong, sebelum beralih ke payudara lainnya.
– Ganti posisi menyusui untuk mengosongkan seluruh area payudara.
– Gunakan jari untuk menghentikan isapan bayi pada puting susu jika Anda perlu berhenti menyusu.

Itulah penjelasan terkait mastitis Ria Ricis, tidak berbahaya tapi cukup menyiksa para ibu menyusui.

(tst/chs)

[Gambas:Video CNN]