Mengenal Vaskulitis, Penyakit Autoimun yang Diderita Ashton Kutcher

Jakarta, c4d-forum.de

Ashton Kutcher tengah berjuang melawan penyakit autoimun. Penyakit bernama vaskulitis ini memengaruhi pendengaran, penglihatan, dan kemampuan berjalannya selama lebih dari satu tahun.

“Sejak dua tahun lalu, saya mengalami vaskulitis yang aneh dan sangat langka,” ujar Kutcher dalam sebuah video eksklusif yang dirilis ke Access Hollywood, melansir CNN.

Penyakit itu menghancurkan penglihatan dan pendengarannya, serta mengganggu keseimbangan tubuhnya, utamanya saat berjalan. “Butuh waktu satu tahun untuk membangun semuanya kembali,” kata Kutcher.

Vaskulitis termasuk ke dalam salah satu penyakit autoimun yang langka. Vaskulitis terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang pembuluh darah.

National Institutes of Health (NIH) mencatat, peradangan tersebut dapat mempersempit pembuluh darah serta membatasi aliran darah yang bisa menyebabkan kerusakan organ hingga memicu aneurisma atau tonjolan di dinding pembuluh darah. Aneurisma yang pecah dapat menyebabkan pendarahan internal yang bisa berujung kematian.

Gejala Vaskulitis

Tergantung pada tingkat keparahan dan organ mana yang menjadi sasaran, gejala vaskulitis umumnya terjadi pada skala ringan, sedang, hingga mengancam jiwa.

Berikut beberapa gejala umum vaskulitis:

– penurunan nafsu makan;
– penurunan berat badan;
– kelelahan;
– ruam;
– nyeri tubuh;
– demam.




Ilustrasi. Mata merah merupakan salah satu gejala vaskulitis. (istockphoto/Urilux)

Gejala lain vaskulitis juga bisa muncul terkait dengan bagian tubuh yang terkena. Berikut mengutip laman Mayo Clinic.

1. Sistem pencernaan

Jika lambung atau usus terpengaruh, maka Anda bisa mengalami rasa nyeri setelah makan. Bisul juga mungkin muncul dan dapat memicu munculnya darah pada feses.

2. Telinga

Vaskulitis bisa memicu dengung dan gangguan pendengaran yang mendadak.

3. Mata

Vaskulitis dapat menimbulkan mata merah, gatal, dan terbakar. Kondisi ini juga bisa memicu penglihatan kabur hingga kebutaan, baik yang bersifat sementara ataupun permanen pada salah satu atau kedua mata.

Gangguan pada mata juga terkadang menjadi salah satu gejala awal vaskulitis.

4. Tangan atau kaki

Beberapa jenis vaskulitis dapat menyebabkan mati rasa pada tangan atau kaki. Pembengkakan juga mungkin terjadi pada telapak tangan atau kaki.

5. Paru-paru

Vaskulitis bisa memicu sesak napas atau batuk berdarah jika yang diserang adalah organ paru-paru.

6. Kulit

Pendarahan di bawah kulit bisa muncul sebagai bintik merah. Vaskulitis juga bisa menyebabkan benjolan atau luka terbuka pada kulit.

Faktor usia, riwayat keluarga, dan gaya hidup seperti merokok dapat berkontribusi terhadap risiko vaskulitis. Obat-obatan tertentu seperti penurun tekanan darah, penyakit tiroid, dan infeksi tertentu juga bisa meningkatkan risiko vaskulitis.

Vaskulitis dapat terjadi sendiri atau bersamaan dengan penyakit lainnya seperti rheumatoid arthritis dan lupus. Penyakit seperti hepatitis B dan C juga bisa jadi pemicu vaskulitis.

Hingga saat ini, perawatan yang tersedia hanya diberikan untuk mengurangi peradangan.

(asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  5 Cara Menjaga Kekebalan Anak, Jangan Larang Bermain