Netizen Geram, Dior Dituduh Jiplak Rok Tradisional China

Jakarta, c4d-forum.de

Masyarakat China menuding perusahaan mode dunia, Dior menjiplak rok tradisional negeri tirai bambu tersebut di koleksi terbarunya.

Tudingan ini ramai disampaikan netizen China melalui media sosial dan bahkan dikabarkan unjuk rasa telah dilakukan di salah satu toko perusahaan asal Paris ini.

Dikutip dari CNN pada Sabtu (30/7), masyarakat mengklaim rok koleksi terbaru Dior seharga US$3.800 itu meniru pakaian tradisional yang sangat bersejarah bagi China yakni ‘mamianqun’ atau ‘rok wajah kuda’.

Padahal Dior menggambarkan koleksi rok terbarunya yang berwarna hitam tersebut sebagai ciri khasnya.

Kontroversi ini berawal sejak awal Juli, ketika netizen dan media China menyebutkan Dior tidak mengakui secara terang-terangan bahwa inspirasi di balik desain rok terbaru itu adalah salah satu pakaian bersejarah mereka.

Kemarahan netizen ini kemudian berlanjut ke jalan ditandai dengan aksi protes oleh warga China yang ada di Paris. Sekelompok kecil demonstran China berkumpul di depan salah satu butik yang berada di Avenue des Champs-Élysées.

Gambar dan video yang beredar di sosial media menunjukkan, para demonstran memegang papan tanda berbahasa Perancis-Inggris yang bertuliskan ‘Dior hentikan perampasan budaya’ dan ‘Ini adalah pakaian tradisonal China’.

Terkait dengan aksi protes dan tuduhan masyarakat ini, Dior belum memberikan keterangan secara resmi baik kepada CNN atau media lainnya.

Menurut Global Times, aksi protes tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa China yang berbasis di Paris, dan diikuti oleh demonstran dari kota-kota Prancis lainnya, serta beberapa dari Spanyol dan Italia.

Beberapa pengunjuk rasa mengenakan pakaian bersejarah China yang dikenal sebagai ‘Hanfu’ dan sebagian memegang tanda atau simbol yang merujuk pada dugaan pelanggaran hak asasi manusia China di Xinjiang.

Baca Juga :  Renungan Harian Katolik Hari Ini, Selasa 24 Mei 2022

Rok wajah kuda berasal dari dinasti Song, yang dimulai lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Rok tersebut mulai populer di kalangan wanita selama dinasti Ming dan Qing.

Desainnya menampilkan sisi berlipit dan bukaan di bagian depan dan belakang, membuat pakaian ini sangat cocok untuk menunggang kuda.

Sementara, rok Dior adalah bagian dari koleksi Musim Gugur 2022, yang digambarkan oleh label tersebut sebagai ‘eksplorasi menarik dari masa lalu, sekarang dan masa depan’. Koleksi tersebut sudah tak tersedia di website Dior untuk dibeli.

(ldy/chs)

[Gambas:Video CNN]