Penyebab Tumbuh Rambut di Tahi Lalat, Benarkah Gejala Kanker?

Jakarta, c4d-forum.de

Tahi lalat biasanya berbentuk bulat dan menonjol atau berupa bintik berwarna gelap. Namun, beberapa diantaranya ada yang ditumbuhi oleh rambut.

Banyak orang beranggapan bahwa tahi lalat tumbuh rambut jadi salah satu penanda kanker. Benarkah demikian? Apa penyebab tumbuhnya rambut di tahi lalat?

Tahi lalat sendiri terbentuk saat melanosit atau sel kulit berpigmen tumbuh di salah satu area tubuh. Tahi lalat umumnya muncul sebagai benjolan berwarna atau bintik-bintik yang bervariasi dalam bentuk dan ukuran.

Penyebab Tahi Lalat Tumbuh Rambut

Melansir Healthline, ada kemungkinan rambut tumbuh pada tahi lalat yang lokasinya terletak di atas folikel rambut. Sel-sel kulit pembentuk tahi lalat yang sehat membuat rambut bisa tumbuh seperti biasa.

Jadi, perlu diketahui, bukan tahi lalat yang menumbuhkan rambut, melainkan folikel yang berada di sekitarnya.

Tak perlu heran melihat rambut yang muncul di sekitar tahi lalat. Dalam beberapa kasus, rambut yang tumbuh akan terlihat lebih gelap atau tebal daripada rambut di bagian tubuh lainnya. Hal ini terjadi karena pigmen ekstra dalam sel dapat membuat warna rambut menggelap.

Bukti lain dari ahli juga memperlihatkan bahwa tahi lalat tumbuh rambut tak menjadi salah satu tanda umum kanker. Alih-alih demikian, sebagaimana dijelaskan di atas, adanya rambut di tahi lalat dapat mengindikasikan kulit yang sehat.

Namun demikian, bukan berarti tahi lalat tak bisa berkembang jadi kanker. Tahi lalat yang sehat bisa berubah jadi kanker kulit.

Orang yang memiliki lebih banyak tahi lalat di tubuh atau mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari berisiko mengalami kanker kulit.

Baca Juga :  Fashion Item Citayam Fashion Week, Crop Tee Sampai Celana Kedodoran




Ilustrasi. Banyak orang beranggapan tahi lalat tumbuh rambut jadi salah satu penanda kanker. (iStockphoto/stock_colors)

Ada beberapa ciri tahi lalat yang perlu diwaspadai, berikut ini:

– bentuk tidak beraturan, asimetris;
– batas tidak rata atau bergerigi;
– memiliki dua warna dalam satu tahi lalat;
– ukuran lebih besar dari 5 milimeter;
– perubahan pada tekstur permukaan seperti kasar, bersisik, atau bergelombang;
– gatal;
– berdarah;
– mengalami perubahan yang cepat.

Tanda-tanda awal kanker kulit biasanya dapat dilihat dari perubahan tahi lalat yang sudah ada atau munculnya tahi lalat baru. Memantau kulit secara teratur adalah cara terbaik untuk mengidentifikasi kanker kulit.

Namun, penting juga diketahui bahwa tahi lalat yang terlihat aneh tak selalu menandakan kanker.

Ciri Tahi Lalat yang Sehat

Tahi lalat umumnya cenderung tumbuh di bagian kulit yang kerap terpapar sinar matahari. Namun, beberapa tahi lalat bisa muncul di bagian tubuh yang tertutup.

Ada beberapa ciri tahi lalat yang sehat. Berikut diantaranya:

– simetris, bulat;
– batasnya jelas;
– konsisten atau penampilannya tidak mengalami perubahan;
– biasanya berwarna cokelat, cokelat kemerahan, merah muda, sewarna daging, atau bahkan biru;
– diameter tidak lebih besar dari 5 milimeter.

Demikian penjelasan mengenai mitos tahi lalat tumbuh rambut yang kerap dikaitkan dengan kanker. Faktanya, kemunculan rambut pada tahi lalat tak menjadi penanda kanker.

(asr)

[Gambas:Video CNN]