Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan, Jangan Minum Obat Mual

Jakarta, c4d-forum.de

Keracunan makanan bisa terjadi pada siapa saja. Kenali pertolongan pertama keracunan makanan agar tak salah langkah.

Keracunan makanan adalah kondisi masuknya patogen tak diketahui ke dalam tubuh. Kondisi ini bisa bertahan selama beberapa jam atau hitungan hari.

Sering kali keracunan makanan didiagnosis melalui gejala yang muncul. Adapun beberapa gejala keracunan makanan di antaranya:

– mual dan muntah;
– diare;
– kram perut.

Selain itu, seseorang juga bisa mengalami dehidrasi karena keracunan makanan. Hal ini akan membuat mulut dan tenggorokan terasa kering serta menurunkan intensitas buang air kecil.

Tak cuma itu, pada kasus yang jarang, keracunan makanan juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, kesemutan, atau rasa lemah.

Melansir WebMD, lebih dari 250 bakteri, virus, dan parasit diketahui sebagai penyebab keracunan makanan. Yang umum diantaranya Norovirus, Salmonella, Clostridium perfringens, dan Campylobacter. Mereka bisa masuk ke dalam makanan kapan saja, baik saat makanan dikemas, dikirim, disimpan, atau bahkan dimasak.

Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan




Ilustrasi. Pertolongan pertama keracunan makanan bisa dilakukan dengan cermat. (Thinkstock/Piotr Marcinski)

Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada langkah pertolongan pertama keracunan makanan yang bisa Anda lakukan. Berikut mengutip berbagai sumber.

1. Biarkan pasien berbaring dan beristirahat.

2. Jika muntah, berikan asupan air mineral untuk mencegah dehidrasi. Minum secara perlahan, mulai dari satu teguk hingga jumlah yang lebih banyak.

3. Jika ada diare, maka minum larutan pengganti cairan dan elektrolit.

4. Saat lapar, hindari makanan padat hingga periode muntah berakhir. Sebagai gantinya, pasien bisa mengonsumsi makanan ringan yang rasanya cenderung hambar seperti biskuit asin, pisang, nasi, atau roti.

5. Hindari konsumsi makanan digoreng, berminyak, pedas, atau manis. Hindari juga minuman beralkohol, kafein, dan minuman bersoda.

6. Tak disarankan meminum obat antimual atau antidiare sembarangan. Beberapa obat bisa menimbulkan efek samping atau memperburuk diare.

Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari tiga hari. Selain itu, pasien juga perlu segera mendapatkan pertolongan medis jika mengalami beberapa gejala berikut:

– kram perut yang parah;
– diare berdarah atau feses berwarna gelap;
– demam;
– muntah berkepanjangan atau berdarah;
– tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, pusing, kelelahan, atau peningkatan detak jantung.

Selain itu, hubungi juga layanan kesehatan jika keracunan makanan disebabkan oleh makanan laut atau jamur liar.

Demikian pertolongan pertama keracunan makanan. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dan bahan-bahan makanan lainnya hingga bersih sebelum digunakan.

(asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Hanya Ditunda, Kenaikan Tarif Masuk Pulau Komodo Tidak Akan Dibatalkan