Putra Prabowo Unggah Hasil Karya Gaun Pernikahan Mutiara Baswedan

Jakarta, c4d-forum.de

Putra dari Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo merancang gaun yang dikenakan oleh putri Anies Baswedan, Mutiara Baswedan saat menggelar rangkaian acara pernikahannya. Salah satu gaun yang dirancang oleh Didit pun turut dipamerkan melalui fitur Instagram Stories di akun miliknya.

“Selamat Tia dan Ali,” tulis Didit Hediprasetyo singkat memberi selamat sembari mengunggah foto kedua mempelai pada Sabtu (30/7).

Pada rentetan foto tersebut, Didit juga memamerkan detail gaun putih bernuansa Grace Kelly yang dikenakan oleh Mutiara untuk acara resepsi pada Sabtu (30/7) malam.

“Unsur Indonesia juga kental terlihat pada busana resepsi pada Sabtu malam. Mutiara menggunakan dress ala Grace Kelly warna putih, dipadu dengan hair piece dari Rinaldi Yunardi. Gaun ini dirancang khusus untuk Mutiara oleh Didit Hediprasetyo,” tulis keterangan pers resmi dari keluarga besar Anies Baswedan pada Sabtu (30/7).

Sementara itu untuk acara resepsi, mempelai pria Ali Saleh Alhuraiby mengenakan tuxedo bow pie hasil rancangan desainer Rusli Hadiwinata.

Tak hanya untuk resepsi, Didit juga merancang gaun yang dikenakan oleh Mutiara pada acara relasi dan sahabat yang digelar pada Sabtu (30/7) siang harinya.

“Nuansa modern juga terasa pada acara yang digelar untuk relasi dan sahabat pada Sabtu siang, Mutiara menggunakan gaun panjang dari kain songket yang didesain dengan motif parang oleh Didit Hediprasetyo serta suntiang Melayu rancangan Rinaldi Yunardi,” tulis keterangan pers tersebut.

Merujuk dari keterangan pers tersebut, Didit Hediprasetyo turut bekerja sama dengan para kreator muda lain untuk menciptakan kesan modern pada detail pakaian pernikahan Mutiara Baswedan dan Ali Alhuraiby.

Baca Juga :  Kebaya Putih Adat Jawa buat Pernikahan Anak Anies Baswedan

Selain Didit, beberapa desainer lain yang terlibat adalah Rusli Hadiwinata, Didiet Maulana, Khaanan dan Dhita Soebroto.

Digaetnya para desainer muda tersebut merupakan bentuk upaya dari kedua mempelai untuk penghargaan dan pelestarian adat tradisional.

“Anak-anak muda seperti Tia dan Ali itu biasanya lebih dinamis, termasuk dalam memilih tema busana pernikahan. Penggunaan pakaian-pakaian adat/tradisional sebagai bentuk untuk melestarikannya,” jelas Abdillah Baswedan sebagai wakil dari keluarga besar Baswedan.

“Pilihan Tia dan Ali untuk mengenakan pakaian adat Jawa dan adat Melayu menjadi bentuk penghargaan terhadap kekayaan budaya Indonesia. Menjadi lebih menarik dengan konsep kekinian karena ada sentuhan modern,” imbuhnya.

Mutiara Baswedan dan Ali Saleh Alhuraiby telah resmi menjadi suami istri melalui akad nikah yang digelar pada Jumat pagi (29/7). Sejak saat itu, rentetan acara pernikahan keduanya bergulir selama tiga hari berturut-turut dengan berbagai tamu undangan.

Sementara itu, Didit Hediprasetyo merupakan nama kawakan yang memiliki segudang pengalaman di dunia fesyen. Tak hanya di Indonesia, pemilik nama lengkap Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo kerap terlibat dalam berbagai pekan mode di luar negeri.

Ia begitu dikenal dengan desainer yang menggeluti dunia couture wanita. Sebagai penggelut ranah couture wanita, Didit justru meninggalkan kesan rumit dan megah. Didit mengedepankan rancangan konsep couture yang akrab dengan keseharian, namun tetap elegan dan mewah.

Awal tahun ini, Didit meluncurkan koleksi couture terbarunya bertepatan dengan Paris Couture Week. Kala itu Didit menggandeng model dan penyanyi mantan Ibu negara Prancis, Carla Bruni yang didapuk sebagai musenya.

(far/wis)

[Gambas:Video CNN]