Seperti Apa Jawa Rasa Suriname?

Jakarta, c4d-forum.de

Nama negara Amerika Latin, Suriname mencuat setelah drama Korea Selatan Narco-Saints tayang di Netflix. Belakangan, gara-gara serial itu, pemerintah Suriname gugat Netflix dan Korea Selatan karena cerita yang dianggap menyesatkan.

Terlepas dari gugatan yang akan dilakukan, Suriname sebenarnya merupakan negara yang sangat kental dengan budaya, bahasa, bahkan kesukuan Indonesia. Suriname juga kerap disebut-sebut Pulau Jawa yang ada di wilayah Amerika.

Lantas kenapa Suriname sangat kental dengan budaya Indonesia, khususnya orang Jawa?

Suriname termasuk dalam jajaran negara kecil di dataran Amerika Selatan. Walau kecil, penduduk di negara ini sangat beragam secara etnis. Termasuk etnis Jawa yang berasal dari Indonesia.

Tidak heran saat berkunjung ke Suriname, ada banyak warga lokal yang bisa berbahasa Jawa. Bahkan perawakan dan wajah mereka juga persis orang Indonesia.

Hal ini terjadi karena keturunan orang Jawa atau orang dari pulau Jawa di Indonesia yang sebelumnya merupakan buruh kontrak membentuk hampir sepertujuh dari populasi di Suriname.

Bahasa Jawa yang berbeda

Bahasa resmi di negara ini adalah Bahasa Belanda. Tapi, memang tidak semua warganya bisa bahasa Belanda. Justru bahasa ini dijadikan bahasa kedua oleh sebagian besar warga di Suriname.

Melansir Britannica, bahasa tambahan yang justru lebih sering digunakan adalah bahasa Sranan dan bahasa kreol lainnya, Bahasa Inggris, Sarnami, yang berasal dari bahasa Hindi dan Urdu, Jawa, dan sejumlah bahasa India Maroon dan Amerika Selatan.

Melansir Radboud Universiteit, bahasa Jawa Suriname sendiri telah digunakan selama lebih dari satu abad di negara itu. Walau demikian, bahasa Jawa ini tidak benar-benar sama dengan bahasa Jawa yang biasa dipakai di Indonesia.

Baca Juga :  FOTO: Mesir Pamerkan Artefak Antik Firaun dan Raja Tutankhamun

Tidak hanya kosa kata, tetapi juga tata bahasanya berbeda. Hal ini bisa terjadi karena orang banyak beralih antara bahasa Jawa, Belanda dan juga Sranantongo. Bahasa Jawa Suriname juga dipengaruhi oleh bahasa-bahasa tersebut.

Akibatnya, bahasa tersebut berkembang berbeda dengan bahasa Jawa di Indonesia.

Ada gamelan juga

Bicara sebuah negara, tentu ada budaya yang kental dengan mereka. Begitu juga Suriname. Tradisi dan budaya di negara ini berasal dari beberapa etnis.

Bentuk seni Suriname berasal dari beberapa tradisi etnis. Mereka yang keturunan Jawa, misalnya, mendukung sejumlah grup gamelan. Suku Indian dan Maroon di Suriname mengembangkan industri kerajinan yang kuat, memproduksi tekstil warna-warni, keranjang, dan ukiran kayu untuk ekspor.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]