Serum Bulu Mata Kian Digemari, Hati-hati Efek Sampingnya

Jakarta, c4d-forum.de

Sudah banyak penggemar kecantikan yang memasukkan serum bulu mata ke dalam rutinitas kecantikannya sehari-hari.

Walaupun telah terbukti khasiatnya, beberapa efek samping dari pemakaian serum bulu mata juga wajib diketahui jika dipakai setiap hari.

Mengutip Byrdie, serum bulu mata adalah formula yang bisa merangsang pertumbuhan bulu mata. Bila diterapkan secara teratur, serum bulu mata dapat memperpanjang fase pertumbuhan telogen yang memperpanjang siklus pertumbuhan bulu mata. Hal ini akan membuat bulu mata lebih tebal dan kuat.

Serum bulu mata biasanya bekerja dengan menggunakan bahan-bahan yang menguatkan dan melembapkan, seperti peptida dan asam lemak. Keduanya merangsang pertumbuhan rambut, menutrisi bulu mata, dan mencegahnya untuk rontok. Hasilnya, tentunya bulu mata yang lebih tebal.

Kendati banyak manfaat yang didapat dari serum bulu mata, penelitian telah menunjukkan bahwa terdapat beberapa efek samping dari serum bulu mata. Berikut diantaranya, mengutip berbagai sumber.

1. Hiperpigmentasi di sekitar kelopak mata

Mengutip Well and Good, munculnya warna kulit yang lebih gelap di sekitar mata adalah salah satu efek samping terbesar.

Penting untuk memperhatikan kondisi kulit saat memulai pemakaian serum bulu mata untuk pertama kalinya. Saat warna sekitar kulit mata menggelap, Anda disarankan untuk berhenti menggunakan serum.

2. Kulit memerah dan gatal




Ilustrasi. Ada beberapa efek samping penggunaan serum bulu mata yang perlu diketahui. (istockphoto/Urilux)

Beberapa orang dapat mengalami iritasi mata saat menggunakan serum. Jika hal ini terjadi, Anda dapat mencoba menggunakan pelembap di bagian kulit yang teriritasi.

3. Warna mata berubah

Perubahan warna pada mata sebenarnya terbilang sebagai salah satu efek samping yang langka.

4. Kemerahan pada kelopak mata

Melansir theSKIN, prostaglandin, kandungan yang terdapat dalam serum bulu mata, dapat melebarkan pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan kemerahan dan pembesaran pembuluh di kelopak mata serta kemerahan kronis pada mata itu sendiri.

Prostaglandin juga dapat memengaruhi aktivitas kelenjar minyak di sekitar mata, yang menyebabkan mata kering, benjolan yang menyakitkan pada kelopak mata, dan bahkan penipisan permanen pada kulit kelopak mata.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Merekam Kisah Genosida dari Rumah Budaya Banda Neira