Siapa Saja yang Wajib Melakukan Mandi Junub?

Jakarta, c4d-forum.de

Islam mengenal istilah mandi wajib atau mandi junub. Mandi ini harus dilakukan oleh pria dan wanita yang berkewajiban.

Pada dasarnya, mandi wajib dilakukan untuk mensucikan kembali tubuh dari hadas, najis, atau kotoran yang menempel di tubuh.

Berikut daftar orang yang harus melakukan mandi wajib, sesuai dengan ketentuan agama.

1. Orang yang mengeluarkan air mani

Tak cuma saat berhubungan seksual, air mani juga bisa keluar saat masturbasi atau mimpi basah. Mereka yang mengeluarkan air mani setelah masturbasi atau mimpi basah juga harus melakukan mandi wajib.

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله تعالى عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم { الْمَاءُ مِنْ الْمَاءِ } رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya:
“Dari Abu Sa’id Al-Khudri Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw.bersabda, ‘Air itu karena air (wajibnya mandi karena keluarnya air mani).'” (HR Muslim).

2. Persetubuhan atau bercinta

Hubungan seksual atau persetubuhan, sebagaimana dikutip dari NU Online, adalah penetrasi yang dilakukan pria kepada wanita.

Orang yang telah melakukan hubungan intim diwajibkan untuk mandi junub, sekalipun tak ada air mani yang keluar.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

إذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الْأَرْبَعِ وَمَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ وَإِنْ لَمْ يُنْزِل

Artinya:
“Bila seorang lelaki duduk diantara empat potongan tubuh wanita (dua tangan dan dua kaki) dan tempat khitan (laki-laki) bertemu tempat khitan (wanita) maka sungguh wajib mandi meskipun ia tidak mengeluarkan mani.” (HR Muslim).

3. Selesai haid




Ilustrasi. Selesai masa haid, wanita harus melakukan mandi wajib. (DieterRobbins/Pixabay)

Haid atau menstruasi adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita. Mandi wajib bagi wanita yang selesai haid ini dijelaskan dalam firman Allah SWT sebagai berikut:

وَيَسْأَلُونَك عَنْ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللهُ

Artinya:
“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah suatu kotoran’. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu.” (Surat Al-Baqarah ayat 222).

4. Darah nifas berhenti

Nifas adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita setelah melahirkan. Umumnya nifas berlangsung selama 40-60 hari.

Jika sudah berhenti, maka wanita harus melakukan mandi wajib.

5. Melahirkan

Setelah melahirkan, wanita juga harus melakukan mandi wajib. Ini bahkan berlaku bagi wanita yang mengalami keguguran.

6. Meninggal dunia

Orang yang meninggal dunia harus selalu dimandikan dan wajib hukumnya dalam Islam. Janin yang meninggal dunia dalam kandungan pun harus dimandikan meski bentuknya masih hanya gumpalan daging.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Viral Video Kucing-kucing Ditembak, Bagaimana Islam Memandangnya?