Studi Temukan Sia-sia Minum Vitamin D untuk Jaga Kesehatan Tulang

Jakarta, c4d-forum.de

Sudah banyak yang tahu bahwa vitamin D punya peran penting untuk kesehatan tulang. Namun, siapa sangka jika dosis vitamin D yang tinggi nyatanya tidak terlalu diperlukan dalam melindungi tulang.

Hal ini ditemukan dalam sebuah studi yang diterbitkan pada Rabu (27/7) lalu di The New England Journal of Medicine . Studi menemukan dosis vitamin D yang tinggi tidak diperlukan bagi Anda kelompok orang dewasa paruh baya atau lansia yang sehat tanpa ada penyakit tulang bawaan atau kekurangan vitamin D.

Sebagaimana diketahui, vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk menyerap kalsium dan fosfor dari makanan secara penuh.

Lebih rinci, studi menemukan, mengonsumsi 2 ribu IU suplemen D3 per hari tanpa kalsium selama lebih dari lima tahun tidak mampu mengurangi risiko patah tulang jika dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi plasebo setiap hari. Plasebo adalah pil obat palsu yang diberikan pada pasien.

Penulis studi Meryl LeBoff mengatakan bahwa penelitian yang dilakukannya merupakan uji coba terkontrol acak terbesar tentang suplemen vitamin D di Amerika Serikat. Sebanyak 25.871 partisipan dari 50 negara bagian turut serta dalam studi ini.

“Secara keseluruhan, hasil dari uji klinis besar ini tidak mendukung penggunaan suplemen vitamin D untuk mengurangi risiko patah tulang pada mereka yang umumnya sehat,” ujar LeBoff, melansir CNN.

Tak Berlaku untuk Semua Orang

Namun, hasil penelitian tersebut tak berlaku untuk beberapa kelompok. Diantaranya mereka yang kekurangan vitamin D, memiliki massa tulang yang rendah (osteoporosis), dan memiliki penyakit penipisan tulang. Untuk kelompok ini, asupan vitamin D tetap diperlukan.

“Sangat penting bahwa pasien osteoporosis dievaluasi untuk banyak faktor yang mendasari osteoporosis,” ujar LeBoff.

Baca Juga :  Beda Kista dan Tumor Dilihat dari Karakter Benjolannya

Selain itu, hasil studi juga tak berlaku bagi kelompok lansia di panti jompo. LeBoff mengatakan, ini terjadi karena faktor tertentu yang biasa terjadi di panti jompo.

“Mereka mungkin jarang keluar untuk mendapatkan paparan sinar matahari, yang merupakan sumber utama vitamin D,” ujar LeBoff.

Vitamin D sendiri punya peran penting bagi tubuh. Selain berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga membantu tubuh menyerap kalsium.

Orang dewasa hingga usia 70 tahun umumnya disarankan untuk mendapatkan 600 IU atau 15 mikrogram vitamin D per hari. Sementara mereka yang berusia lebih dari 70 tahun disarankan untuk mendapatkan 800 IU atau 20 mikrogram per hari.

(asr)

[Gambas:Video CNN]