Tak Semua Perut Buncit Itu Sama, Kenali 5 Jenisnya

Jakarta, c4d-forum.de

Banyak orang yang memiliki perut buncit berusaha untuk mengecilkannya agar kembali terlihat kencang. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua perut buncit itu sama.

Sebaliknya, ada perbedaan spesifik dalam posisi dan bentuk perut buncit tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Maka dari itu, penting untuk mengenali jenis perut buncit agar dapat diatasi dengan cara yang tepat.

Meski keberadaan lemak di perut terbilang normal, namun terlalu banyak lemak dapat berbahaya untuk kesehatan dan meningkatkan risiko berbagai jenis penyakit. Mengutip Healthline, lemak visceral adalah jenis lemak perut yang terkait signifikan dengan masalah kesehatan.

Jenis-jenis Perut Buncit

Faktanya, tak semua perut buncit itu saja. Berikut beberapa jenis diantaranya, mengutip Body and Soul.

1. Perut kembung

Tak seperti perut berlemak, perut kembung dimulai dari bentuk cukup datar di awal hari dan secara bertahap akan membuncit menonjol keluar seperti balon. Hal ini disebabkan dari makanan yang membentuk gas dan cairan lewat saluran pencernaan.

Untuk mengatasinya, disarankan untuk mengurangi makanan yang memicu perut kembung. Makanan ini biasanya lebih sulit dicerna oleh tubuh seperti gandum, buah plum, dan jamur. Diet bebas laktosa diketahui dapat membantu mengurangi perut kembung.

2. Beer belly

Jenis perut buncit berikutnya adalah beer belly. Perut buncit ini umumnya disebabkan oleh asupan minuman beralkohol.

Kandungan alkohol pada bir atau wine umumnya menyebabkan akumulasi lemak visceral, yang menempel di dinding perut sehingga membuat lemak yang tersimpan tak punya banyak ruang untuk bergerak.

Dari semua jenis lemak, lemak visceral adalah lemak terburuk karena letaknya sangat dekat dengan organ penting.

Baca Juga :  INFOGRAFIS: Cara Cegah Infeksi Hepatitis Akut pada Anak

Cara terbaik untuk menghilangkannya adalah dengan mengurangi asupan alkohol dalam jangka panjang.

3. Hormonal belly




Ilustrasi. Ada beberapa jenis perut buncit yang saling berbeda satu sama lain. (iStockphoto/ThamKC)

Perubahan mendadak terhadap fisik, yang muncul bukan dari pola makan buruk dan kurang olahraga, merupakan masalah hormonal. Masalah ini kemungkinan dapat muncul di perut.

Resistensi insulin membutuhkan diet khusus dengan cara mengurangi asupan karbohidrat serta keseimbangan protein dan lemak untuk penurunan berat badan berkelanjutan.

Dalam beberapa kasus, obat mungkin diperlukan untuk membantu menurunkan kadar insulin dan menginduksi kehilangan lemak.

4. Stress belly

Timbulnya lemak yang menumpuk di sekitar bagian atas perut dapat disebabkan oleh stres. Kurang tidur bersama dengan pola makan yang buruk dan kurang olahraga dapat mengakibatkan peningkatan lemak visceral.

Jenis penyimpanan lemak ini menunjukkan bahwa gaya hidup Anda membutuhkan lebih banyak keseimbangan. Pasalnya, tubuh Anda menyimpan lemak di tempat yang tidak seharusnya. Lebih banyak latihan kardio akan membantu, seperti halnya lebih banyak tidur, relaksasi, dan keseimbangan gaya hidup.

5. Mummy tummy

Kebanyakan wanita yang telah dikaruniai anak sadar bahwa perut mereka tak sekencang dulu. Mulai dari kendur pada kulit hingga kantung lemak yang signifikan.

Kabar baiknya, jenis perut buncit yang berasal dari lemak subkutan ini tidak berbahaya. Masalah yang timbul hanya menyoal penampilan atau estetika, bukan perkara kesehatan.

Untuk mengatasinya, kurangi asupan karbohidrat dan lanjutkan latihan intensitas tinggi secara teratur.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]