Terkena Covid-19, Cacar Monyet, dan HIV Sekaligus, Kok Bisa?

Jakarta, c4d-forum.de

Seorang pria di Italia didiagnosis terkena cacar monyet, Covid-19, sekaligus infeksi HIV dalam waktu bersamaan. Kasus ini pertama kali diungkap dalam laporan yang diterbitkan di Journal of Infection.

Para ilmuwan mempresentasikan kasus koinfeksi pertama yang didokumentasikan dengan virus cacar monyet, sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (SARS-CoV-2), dan human immunodeficiency virus (HIV). Lantas, kenapa pria ini bisa terpapar tiga jenis virus dalam waktu bersamaan?

Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Erlina Burhan menyebut, kemungkinan besar penyakit pertama yang diderita pria tersebut adalah HIV. Hanya saja, penyakit ini baru terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan untuk dua virus lainnya.

Bukan tanpa alasan dugaan itu muncul. Pasalnya, gejala awal HIV biasanya tidak disadari karena sangat mirip dengan flu biasa.

“Dia mungkin penyakit dasarnya itu HIV. Karena HIV ini, kan, menyerang imunitas seseorang, jadi dia punya imun rendah, terpapar dua virus lainnya,” kata Erlina dalam acara press briefing secara daring, Jumat (26/8).

HIV, kata Erlina, adalah virus yang menyerang imunitas seseorang. Jika tidak dipantau dengan pengobatan ketat, serta tidak menjaga protokol kesehatan, tubuh pasien akan melemah dan rentan terpapar penyakit lain. Termasuk diantaranya Covid-19 dan cacar monyet.

“Dia tidak tahu ada HIV di tubuhnya, terus dia juga tidak prokes, tidak menjaga diri. Makanya dia terpapar Covid-19, cacar monyet, dan terdeteksi ada HIV dalam waktu yang sama,” kata dia.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Setelah 675 Tahun, Misteri Asal-usul Black Death Akhirnya Terpecahkan