Viral Keripik Pedas Jadi Tantangan di Medsos, Apa Bahayanya?

Jakarta, c4d-forum.de

Makanan pedas sudah biasa membuat bibir bagian atas berkeringat, hidung berair, dan mulut seperti terbakar. Namun, bagaimana jika rasa pedas itu sampai membuat seseorang yang mengonsumsinya dilarikan ke rumah sakit?

Salah satunya terjadi pada aktris Luna Maya yang dilarikan ke rumah sakit usai mengonsumsi keripik Paqui One Chip Challenge yang tengah viral. Sebelumnya, pesohor lain seperti Irfan Hakim juga dilarikan akibat keripik yang sama.

Bukan sekadar keripik biasa, makanan yang dikonsumsi oleh kedua pesohor tersebut memiliki tingkatan pedas yang sangat tinggi. 

Tak cuma di Indonesia, tren ini juga dilakukan oleh banyak orang di berbagai penjuru dunia. Alhasil, tak sedikit dari mereka yang dilarikan ke RS.

Mengutip Insider, sedikitnya tiga siswa SMA di California, Amerika Serikat, dilarikan ke RS usai mengikuti One Chip Challenge tersebut. Ketiga anak tersebut mengeluh sesak napas usai mengonsumsi keripik tersebut.

Paqui sendiri telah mengeluarkan tanggapan terkait beberapa ‘korban’ keripik buatannya. Mereka mengatakan bahwa produk harus ditangani dengan sangat hati-hati.

“#OneChipChallenge kami mencakup peringatan keamanan bahwa itu [keripik] tidak boleh dikonsumsi oleh individu yang sensitif terhadap makanan pedas, alergi paprika, sayuran berwarna gelap, atau anak di bawah umur, ibu hamil dan memiliki kondisi medis tertentu,” ujar Paqui dalam keterangannya, mengutip Distractify.

Bahaya Konsumsi Makanan Pedas




Ilustrasi. Ada beberapa bahaya konsumsi makanan pedas yang perlu diketahui. (Getty Images/iStockphoto/Doucefleur)

Makanan pedas memang nyatanya bukan untuk semua orang. Tubuh bisa menjadi rusak karena mengonsumsi makanan yang terlalu pedas.

Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa bahaya mengonsumsi makanan terlalu pedas.

1. Kram perut

Faktanya, makan makanan pedas adalah salah satu penyebab paling umum di balik sakit perut dan diare. Menurut sebuah penelitian, capsaicin atau senyawa pedas pada cabai yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengiritasi lapisan lambung setelah memakannya.

Mengutip Healthline, gejala yang ditimbulkan umumnya berupa sakit perut, diiringi mual dan muntah, serta diare.

2. Dapat menyebabkan jerawat dan eksim

Mengutip Allure, makanan pedas juga dapat memicu jerawat.

Dokter spesialis kulit Rebecca Tung mengatakan, ketika makanan pedas menyebabkan peradangan yang terjadi pada usus bisa juga terjadi pada kulit. Biasanya gejala yang muncul berupa kulit memerah, muncul jerawat, hingga eksim.

3. Menyebabkan insomnia

Jika menyukai makan pedas, Anda perlu cukup mengonsumsinya di siang hari. Ahli berpendapat bahwa makanan pedas dan asam dapat menyebabkan sulit tidur karena bisa memicu heartburn atau sensasi terbakar di dada akibat asam lambung yang naik.

4. Memengaruhi suara




Ilustrasi sakit tenggorokanIlustrasi. Makanan pedas juga bisa membuat sakit tenggorokan dan suara perlahan menghilang. (iStock/bymuratdeniz)

Menurut pakar kesehatan di Mayo Clinic, makan terlalu banyak makanan pedas bisa mengiritasi tenggorokan. Jika Anda adalah penderita asam lambung, makanan pedas dapat menyebabkan tidak hanya muntah, tetapi juga rasa sakit dan bengkak di tenggorokan, hingga perlahan suara menghilang.

5. Menyebabkan lecet dan ruam

Mengutip Eat This Not That, makanan pedas dapat merangsang reseptor di kulit yang biasanya merespons panas. Reseptor tersebut adalah serat nyeri, yang secara teknis dikenal sebagai nosiseptor polimodal.

Reseptor merespons suhu ekstrem dan stimulasi mekanis yang intens, seperti mencubit dan memotong. Sistem saraf pusat dapat dikacaukan ketika rasa sakit ini serat dirangsang oleh bahan kimia, seperti yang terdapat di cabai.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Apa yang Harus Dilakukan agar Perut Tidak Buncit?