Viral Pasien Cacar Monyet Naik Kereta di Spanyol, Tak Dikarantina

Jakarta, c4d-forum.de

Baru-baru ini viral seorang dokter temukan pasien cacar monyet saat naik kereta di Spanyol. Pasien cacar monyet naik kereta dalam kondisi tubuh sudah penuh ruam tetapi penumpang lain terlihat tenang.

Tangkapan layar cuitan Arturo M. Henriques mendadak jadi perbincangan setelah menyebar di Twitter. Henriques mengunggah foto kaki penumpang laki-laki dengan ruam di kaki. Dari foto terlihat gerbong cukup padat tetapi tak ada seorang pun yang panik dengan pemandangan itu.

Dia mencoba untuk mendekati si penumpang untuk menanyakan alasan pria ini bisa bepergian dalam kondisi terinfeksi cacar monyet.

“Saya ada itu [cacar monyet] tapi dokter saya tidak menyarankan kalau saya harus di rumah. Cuma [menyarankan untuk] memakai masker,” cerita Henriques dikutip dari Newsweek.com.

Ia mencoba meyakinkan si penumpang bahwa justru dalam kondisi ruam seperti itu, cacar monyet mudah tersebar. Namun ini tidak membuahkan hasil.

“Saya dokter dan mungkin dia tidak mengerti semua indikasi yang disebutkan dokter keluarganya…yang mana dia berkata pada saya untuk tidak ikut campur,” imbuhnya.

Henriques makin frustasi saat dia bertanya pada penumpang lain. Seorang penumpang perempuan di sebelah pasien cacar monyet ini malah berkata tidak perlu cemas. Si penumpang menganggap, cacar monyet hanya menyerang kaum LGBT.

Padahal Spanyol belum lama ini mengumumkan kematian kedua akibat cacar monyet. Selain Spanyol, Brasil juga telah melaporkan kasus kematian sehingga total ada tiga kematian akibat cacar monyet di luar negara-negara Afrika.

Di Spanyol, cacar monyet sudah menginfeksi lebih dari empat ribu orang. Kementerian Kesehatan setempat mengakui Spanyol jadi salah satu negara yang mengalami pukulan berat akibat wabah ini.

Baca Juga :  Hati-hati Gejala Cacar Monyet yang Kini Berstatus Darurat

“[Sebanyak] 120 orang dirawat di rumah sakit dan dua orang meninggal dunia,” tulis Kementerian Kesehatan Spanyol dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AFP.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa cacar monyet bisa menyerang siapa saja, tidak peduli orientasi seksualnya. Penyakit ini menular lewat kontak erat sehingga siapa pun yang kontak erat dengan pasien akan terinfeksi.

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]